FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab




Author Topic: Keputihan saat hamil bahaya atau tidak? Ini jawabannya!  (Read 267 times)

Offline BuAntha

  • Newbie
  • *
  • Posts: 33
Keputihan saat hamil bahaya atau tidak? Ini jawabannya!
« on: May 22, 2018, 10:42:31 AM »
Ibu hamil tentu ingin selalu sehat sampai dengan hari persalinan. Terang saja, kondisi tubuh bunda pasti menentukan apakah calon bayi hadir ke dunia dalam kondisi terbaik. Inilah kenapa, banyak sekali kekhawatiran yang terkadang bisa dibilang perlu dan ada pula yang tidak. Misalkan saja keputihan saat hamil yang kerap menjadi pertanyaan di kalangan perempuan mengandung. Tak ada yang salah karena kondisi satu ini bisa menandakan kesehatan terganggu dan bisa sekedar kondisi biologis saja.

Apa sih penyebab keputihan saat mengandung?

Berdasarkan sumber artikel keputihan saat mengandung yang kami acu, ada beberapa penyebab. Pada intinya adalah perubahan hormon saat kehamilan. Namun, bukan berarti hormon menjadi biang kerok semua kondisi keputihan. Masih ada banyak lagi penyebab keputihan saat hamil. Tentunya hal tersebut berkaitan dengan gaya hidup bunda selama ini. Sebagai contoh, terlalu sering konsumsi minuman keras, dan tidak pernah konsumsi sayur dan buah bisa memicu keputihan yang berujung penyakit tak diharapkan.


Terus keputihan seperti apa yang berbahaya?

Berhubung kemaluan wanita sangatlah beragam dan sulit disamakan satu sama lain, penjelasan pada artikel ini menarik pengamatan umum. Keputihan yang disebabkan oleh kondisi biologis normal biasanya berwarna putih, tidak pekat, serta tidak berbau. Bunda biasa menemukan keputihan normal dalam jumlah yang tidak terlalu banyak sehingg tidak menganggu aktivitas sehari-hari. Tubuh manusia juga turut memberikan respon baik dalam keputihan dengan tak adanya rasa sakit yang muncul.

Mual dan gatal adalah 2 contoh perasaan tidak menyenangkan yang mungkin menghantui keputihan yang berbahaya. Terlebih ketika bunda hamil tua, keputihan dengan rasa gatal kadag memicu inisiatif memakai sabun kemaluan atau saran tak berdasar. Padahal tindakan yang terlalu serampangan bisa memperparah penyakit yang memicu keputihan, seperti:

1. Vaginosis bakterialis

Bakteri sering tinggal tanpa ijin dalam kemaluan perempuan. Dalam jumlah tertentu, memang bakteri tidak berbahaya. Namun, ketika bakteri tumbuh terlalu pesat memenuhi ruang dalam vagina, hal ini menjadi penyakit yang disebut vaginosis bakterialis. Berbahaya bagi janin? jelas ya. Penderita vaginosis bakterialis yang tak terobati akan merusak perkembangan janin, yang pada nasib terjelek, bayi lahir prematur.

Ciri-ciri penyakit vaginosis bakterialis adalah keputihan berwarna abu-abu, gatal di area miss v, dan nyeri saat buang air kecil.


2. Infeksi Jamur

Musuh kedua vagina adalah jamur. Pada jumlah tertentu, jamur bisa menyebabkan infeksi pada ruang vagina. Akibatnya, kemaluan terasa panas, sakit saat berhubungan intim, dan merah bengkak. Memang tidak berbahaya bagi kondisi kesehatan janin. Tapi, kalau dibiarkan tentu membuat kehamilan bunda terasa lebih berat bukan?

Berbeda dengan kondisi vaginosis bakterialis, obat infeksi jamur dijual bebas. Bunda tinggal memilih berdasarkan pendapat konsumen lain, atau bertanya pada orang tua mengenai obat terbaik mengatasi infeksi jamur.


3. Trikomoniasis

Ada bakteri jahat dan bakteri baik, tapi trikomoniasis sudah pasti bukan bakteri yang bunda ingin biarkan tinggal dalam kemaluan. Trikomoniasis ditularkan melalui hubungan seksual yang bebas, dan terbilang cukup menular. Sama halnya dengan infeksi jamur, trikomoniasis memberikan rasa panas, dan perih pada saat berhubungan suami istri. Hanya saja, keputihan yang dihasilkan berwarna kuning kehijauan, berbusa, dan berbau sangat busuk.

Kalau bunda membaca artikel ini dan merasa terjangkit trikominiasis segera hubungi dokter kandungan dan berhenti hubungan intim hingga dokter mengijinkan. Trikomoniasis tidak hanya berbahaya bagi bunda, namun bagi janin pula. Pada banyak kasus, penderita terpaksa melahirkan bayi lebih awal dalam kondisi prematur.
« Last Edit: May 23, 2018, 04:20:52 PM by yeobeseyo »

FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab

Keputihan saat hamil bahaya atau tidak? Ini jawabannya!
« on: May 22, 2018, 10:42:31 AM »


 

Database Error

Please try again. If you come back to this error screen, report the error to an administrator.