FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab




Author Topic: Kenali Tanda-Tanda Diare Pada Anak Menjadi Semakin Parah  (Read 642 times)

Offline lailarsih12

  • Newbie
  • *
  • Posts: 45
Kenali Tanda-Tanda Diare Pada Anak Menjadi Semakin Parah
« on: February 23, 2018, 09:59:46 AM »

Ada banyak tips yang bisa ibu baca mengenai cara mengatasi diare pada anak, mulai dari memberikan oralit, minum ASI lebih banyak, sampai pemberian antibiotik. Namun, terkadang semua cara menyembuhkan diare sudah ibu lakukan tapi hasilnya nihil. Anak masih mengalami diare hingga berhari-hari.

Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Kondisi kesehatan si kecil berangsur-angsur membaik tapi tidak begitu signifikan. Makanya, ia tetap diare dan tubuhnya masih terlihat lemah. Kemungkinan kedua diare yang dialami oleh si kecil semakin parah. Ini pasti bukan hal yang ibu inginkan, bukan?

Ada beberapa hal yang bisa dijadikan pertanda bahwa diare yang dialami oleh sang buah hati ternyata semakin parah meskipun ibu sudah melakukan banyak hal untuk mengatasi anak diare.

Efek Terburuk Ketika Anak Diare

Jangan dikira diare itu hanya sekedar masalah pencernaan. Masalah kesehatan yang satu ini bisa menimbulkan multiple effects. Dan yang sangat ditakutkan adalah ketika anak mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Tubuh akan menjadi sangat lemah. Nafsu makan hilang dan akhirnya lambat laun akan membuat kondisi kesehatan secara keseluruhan semakin buruk.

Jadi, dehidrasi bisa dikatakan sebagai pintu awal penyebab masalah buruk saat anak diare. Hal tersebutlah yang membuat orang tua seharusnya memberikan oralit ketika anak mengalami diare. Setidaknya ini adalah langkah pencegahan agar hal semakin buruk tidak terjadi.
Jadi, dehidrasi inilah yang sebenarnya efek terburuk yang disebabkan oleh diare. Ibu tahu bagaimana tanda-tanda anak mengalami dehidrasi karena diare berlarut-larut?

- Jarang Buang Air Kecil
Ibu akan sedikit repot jika anak ibu sering buang air kecil. Apalagi jika masih menggunakan popok. Sudah bisa dipastikan ibu harus menyediakan budget yang banyak untuk membeli popok. Akan tetapi, di sisi yang lain, ibu harus syukuri. Justru ketika anak jarang buang air kecil, itu bisa saja pertanda anak mengalami dehidrasi. Karena cairan di dalam tubuh tidak terlalu banyak, maka anak tidak terlalu sering ingin buang air kecil.

Hal ini semakin parah jika ternyata anak ibu mengalami diare. Jika anak ibu diare dan hanya buang air kecil kurang dari 3 kali sehari, ibu harus hati-hati. Itu tanda diare pada anak semakin parah akibat mengalami dehidrasi.

- Mulut Terlihat Kering
Tanda yang paling mudah diketahui adalah mulut yang kering. Ini tanda anak mengalami dehidrasi.

- Menangis Tapi Tidak Mengeluarkan Air Mata
Saat anak diare, ia pasti merasakan rasa tidak nyaman dan kesakitan. Maka dari itu, anak yang diare sering sekali menangis. Dan jika ia menangis tapi tidak mengeluarkan air mata, itu artinya diare yang dialami semakin parah. Anak mengalami dehidrasi hingga menangis saja tidak ada air matanya.

- Mata Terlihat Cekung
Secara fisik, anak yang diare dan mengalami dehidrasi tidak hanya bisa dilihat dari mulutnya yang kering saja tapi juga matanya yang sedikit lebih cekung.

Jadi, jangan pernah menganggap diare sebagai masalah yang sepele yang bu.


Pertolongan Pertama Yang Efektif Mengatasi Diare

Hal yang begitu radikal harus ibu lakukan saat anak mengalami diare. Ini diperlukan jika diare segera berhenti, bukan justru menyebabkan kondisi kesehatan anak semakin memburuk.
Tindakan yang radikal di sini dalam artinya tindakan yang benar-benar berbeda dengan yang biasanya terjadi. Untuk lebih jelasnya, berikut ini poin-poin yang harus ibu lakukan secara radikal untuk mengatasi diare pada anak.

- Lebih Banyak Waktu Istirahat
Jangan biarkan anak bermain di luar. Usahakan ia berada di dalam rumah dan istirahat. Semakin sering tidur itu lebih baik. Biarkan sistem kekelaban tubuh semakin kuat dengan cara banyak istirahat.

- Berikan ASI
Jika anak ibu masih mengkonsumsi ASI, berikan ASI lebih banyak. Kandungan antibodi di dalam ASI bisa membuat sistem kekebalan tubuh semakin kuat. Ini yang dibutuhkan untuk melawat bakteri penyebab diare.

- Berikan Air Putih Lebih Banyak
Agar terhindar dari dehidrasi, berikan air putih dalam jumlah yang banyak. Akan lebih baik jika sesekali ibu memberikan oralit, yaitu air putih yang dicampur dengan sedikit garam.

- Bersihkan Lingkungan
Diare itu disebabkan oleh bakteri. Ada bakteri yang masuk ke dalam sistem pencernaan anak. Bisa saja bakteri masuk dari mainan, makanan, atau alat makan anak. Untuk itu, sembari ibu menjaga anak, ibu harus membersihkan lingkungan secara keseluruhan. Bersihkan lantai. Bersihkan pula alat makan dengan sabun yang mengandung antibacterial agent. Perhatikan bahan makanan yang ibu gunakan. Bersihkan benar-benar bersih. Ini yang diperlukan agar tidak semakin banyak bakteri yang masuk ke dalam tubuh si kecil.

- Minta Antibiotik
Jika diare dialami oleh si kecil hingga lebih dari 5 hari, segera bawa ke dokter dan mintalah antibiotik. Ini hal terakhir yang perlu dilakukan untuk mematikan bakteri yang ada di dalam tubuh penyebab diare.
Jadi, banyak hal yang harus ibu lakukan. Dan semua itu harus ibu lakukan jika ingin anak segera sembuh dari diare. Melakukan penanganan setengah-setengah tidaklah cukup. Dan justru itu bisa membuat masalah diare semakin parah.

Namun, tentu bukan hal-hal tersebut saja yang perlu ibu ketahui. Sebagai orang tua yang baik, ibu juga perlu tahu apa saja yang perlu dilakukan untuk melakukan pecegahan. Dan ibu pasti setuju pencegahan diare pada anak itu jauh lebih penting daripada pengobatan. Bukan begitu?



« Last Edit: February 27, 2018, 09:05:36 AM by yeobeseyo »

FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab

Kenali Tanda-Tanda Diare Pada Anak Menjadi Semakin Parah
« on: February 23, 2018, 09:59:46 AM »


 

Database Error

Please try again. If you come back to this error screen, report the error to an administrator.