FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab




Author Topic: 3 Jenis Ruam Pada Bayi Yang Harus Ibu Ketahui Cara Penanganannya  (Read 607 times)

Offline BuAntha

  • Newbie
  • *
  • Posts: 34
3 Jenis Ruam Pada Bayi Yang Harus Ibu Ketahui Cara Penanganannya
« on: February 19, 2018, 10:52:03 AM »

Ruam pada bayi sering terjadi. Apalagi ibu tinggal di daerah yang panas. Kulit bayi yang sering berkeringat membuat ruam sangat mungkin terjadi. Lalu, bagaimana solusinya? Tentu saja ibu harus mengetahui apa jenis ruam yang dialami oleh sang buah hati. Setiap jenis ruam membutuhkan pengobatan atau penanganan yang berbeda.
 
Janga seperti kebanyakan orang tua yang langsung mengambil jalan pintas, yaitu menaburkan bedak. Belum tentu bedak tersebut bisa mengatasi ruam lho bu. Bukan tidak mungkin justru hal tersebut membuat ruam semakin parah.

Jenis Ruam Bayi

Setidaknya ada 3 jenis ruam yang paling sering dialami oleh bayi. Apa saja itu?

1.   Ruam Popok
Dari namanya saja, ibu sudah tahu apa yang dimaksud dengan ruam popok. Dan masalah ini disebabkan oleh beberapa hal. Yang pertama, popok yang ibu kenakan tidak sesuai dengan jenis kulit sang bayi. Dalam hal ini, jangan asal-asalan dalam memilih popok untuk bayi. Pilihlah popok yang lembut dan mampu menyerap keringat dengan baik. Terutama jika ibu tinggal di daerah yang begitu panas dan anak sering sekali berkeringat, gunakan popok yang daya serapnya paling baik.

Akan tetapi, ruam popok ini juga bisa disebabkan oleh kesalahan ibu sendiri. Pada dasarnya, ada aturan pakai popok. Setiap merk popok memiliki aturan sendiri, seperti lama pemakaian popok. Secara umum, popok harus diganti setiap 2 jam sekali.

Ruam popok ini juga bisa disebabkan oleh popok yang sudah basah karena sudah menampung air seni atau berak namun tidak segera diganti dengan popok yang baru. Jadi, ibu tidak perlu menunggu hingga 2 jam. Ganti popok segera jika sudah penuh dengan air kencing sang buah hati.

2.   Ruam Susu
Pernah dengar istilah ruam bayi yang satu ini? Mungkin ada satu istilah lain yang lebih familiar, yaitu buras. Orang Jawa menyebut ruam susu ini dengan nama buras. Ini adalah semacam bintik merah yang ada pada pipi bayi. Ini disebabkan oleh ASI.

Ruam susu ini sering terjadi pada bayi yang full mendapatkan ASI eksklusif. Tentu bukan berarti ini hal yang buruk. ASI eksklusif itu penting bagi bayi. Yang harus diperhatikan adalah bagaimana agar bayi tidak buras, atau mengalami ruam susu.

Ibu harus selalu membersihkan pipi si kecil setelah ibu selesai menyusui. Gunakan kain yang sudah dibasahi dengan air hangat. Jika tidak ada, setidaknya ibu bisa bersihkan pipi si kecil dengan menggunakan tisu basah. Itu sudah cukup untuk menghindari ruam susu.

Bagaimana jika ruam susu ini sudah dialami oleh si kecil? Lebih seringlah membersihkan pipi si kecil dengan menggunakan air hangat. Lambat laun ruam susu akan hilang.

3.   Biang Keringat
Ini juga termasuk ruam pada bayi lho. Hanya saja, masyarakat secara umum lebih sering menyebut dengan biang keringat. Karena produksi keringat bayi sangat banyak namun tidak bisa keluar semua, maka muncullah bintik-bintik merah. Biasanya ini ada pada bagian punggung bayi. Inilah yang disebut dengan biang keringat.

Ini bisa di atasi dengan beberapa penanganan. Mulailah dengan memakaikan baju yang lembut dan tipis. Ini diperlukan agar keringat bisa langsung menguap, tidak membuat keringat membuat kulit lembab yang akhirnya mengakibatkan biang keringat semakin parah.

Selain itu, jangan memandikan bayi dulu. Tunggu hingga biang keringat hilang. Untuk sementara, bersihkan badan bayi dengan menggunakan lap yang sudah dibasahi dengan air hangat. Ini juga akan membantu menghilangkan biang keringat.

Jika bayi merasa sangat gatal, ibu bisa taburkan bedak antiseptic. Akan tetapi, ibu harus ingat hanya dalam kondisi gatal saja. Jika tidak, ibu tidak perlu menaburkan bedak pada area badan yang mengalami biang keringat.

Jadi, sudah tahu kan penanganan seperti apa yang harus ibu lakukan?

Ruam Karena Virus
kebanyakan ruam bayi itu disebabkan oleh keringat yang berlebihan serta kondisi kulit yang lembab. Akan tetapi, ada juga lho ruam yang disebabkan oleh virus. Dan ini yang patut untuk diwaspadai.

Dalam dunia medis, ini disebut dengan HFMD atau Hand, Foot, Mouth Disease. Ini sejenis ruam yang dialami oleh bayi pada bagian tangan, kaki, dan mulut. Ruam ini disebabkan oleh virus yang biasanya berasal dari kotoran. Mungkin saja bayi mulai belajar merangkak dan tidak sengaja tangan atau kakinya terkena kotoran yang ada virusnya. Atau ia memasukkan mainan pada mulutnya yang ternyata mainan tersebut ada virusnya.

Untuk hal seperti ini, sebaiknya ibu segera hubungi dokter anak. Segera bawa anak ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara khusus dari ahlinya.

Selain itu, ada pencegahan yang seharusnya ibu lakukan.
-   Selalu cuci tangan sebelum memegang bayi
Sekalipun ibu merasa tangan ibu sudah bersih, bersihkan tangan dengan menggunakan sabun sebelum memegang atau menggendong bayi.

-   Bersihkan Mainan Bayi Secara Berkala
Mainan sangat rentan terkena kotoran, bakteri, dan juga virus.  Oleh sebab itu, bersihkan setiap kali akan digunakan oleh sang buah hati.

-   Perhatikan Alat Makan dan Minum Bayi
Jangan gunakan sabun biasa untuk membersihkan alat makan dan minum bayi. Gunakan sabun khusus untuk membersihkan alat makan bayi yang biasanya mengandung antiseptik.

Jadi, semakin jelas kan apa yang menyebabkan ruam dan bagaimana cara penanganan yang tepat? Yang terpenting, sebisa mungkin ibu segera mengatasi ruam pada bayi jika itu terjadi pada sang buah hati.
« Last Edit: March 09, 2018, 09:13:12 AM by yeobeseyo »

FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab

3 Jenis Ruam Pada Bayi Yang Harus Ibu Ketahui Cara Penanganannya
« on: February 19, 2018, 10:52:03 AM »


 

Database Error

Please try again. If you come back to this error screen, report the error to an administrator.