FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab




Author Topic: Seks saat hamil aman atau tidak?  (Read 326 times)

Offline BuAntha

  • Newbie
  • *
  • Posts: 26
Seks saat hamil aman atau tidak?
« on: February 08, 2018, 11:00:15 AM »

Namanya kehamilan memang berjuta rasanya. Mulai dari morning sickness, hingga perubahan mood yang tidak beraturan membuat kehamilan kian menantang. Namun ada satu dilema yang sejauh ini diperdebatkan yaitu masalah 'hubungan suami istri'.

Oke semua orang yang sudah 'pernah' pasti tahu betapa enaknya. Terkadang meski sudah ada janin dalam kandungan sekalipun tidak mencegah nafsu biologis ayah bunda berhenti begitu saja. Apalagi kalau kedua pihak sama-sama mau, ah sudahlah namanya menahan rasanya sedikit tidak mungkin. Terlebih jika hubungan badan penuh baru bisa mencapai puncak, duh bertambah deh diskusinya.

Untung saja, topik seks saat hamil bahaya atau tidak telah menjadi bahan pembicaraan banyak orang termasuk ilmuan. Bayangkan saja dedikasi peneliti untuk pecahkan misteri hubungan badan saat hamil berhasil mendekati kesimpulan yang bermanfaat. Penasaran? Mari simak beberapa hal yang dilansir dari fakta seks saat hamil.

Pertama cukup mendasar, ayah dan bunda harus sepakat mufakat kedua belah pihak mau 'ena' ena' kalau tidak sebaiknya jangan. Bahkan ada beberapa waktu tertentu dimana bunda pasti tidak mau berhubungan suami istri. Misalkan saja morning sickness, sudah mual diminta 'olahraga ranjang', mau olahraga biasa saja sudah bagus. Jadi, bicarakan dengan jelas kemauan hubungan badan antara pasangan.

Oh ya, ayah bisa jadi tidak nafsu setiap saat lho. Akibat rasa tegang atau malah terlalu senang menyambut bayi, seorang pria bisa saja tidak lagi berminat akan seks. Lain cerita dengan bunda yang bisa jadi malah lebih nafsuan ketika harus membawa berat janin. Jadi, jangan cuma bunda saja yang jadi bahan pertimbangan, ayah juga punya hak suara.

Kedua kalau sudah sepakat, sebaiknya ayah ikuti saja bunda. Biasanya lelaki lebih senang mendominasi di ranjang, namun pada saat ada janin dalam kandungan sebaiknya tidak terlalu terpaku pada gender roles. Bunda sebaiknya mengambil kendali penuh saat seks, mengapa?
Jawabannya cukup gampang, karena yang 'bawa' janin itu ibu. Akan jauh lebih mudah merasakan posisi mana yang tidak telalu 'menyodok' janin namun tetap mengundang kenikmatan bila dilakukan oleh perempuan.

Ketiga perhatikan historis kandungan. Biasanya perempuan yang (maaf) pernah keguguran beresiko mengalami pengalaman buruk yang sama. Kalau memang demikian, cobalah bicara terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum memutuskan mau lanjut hubungan seks penuh atau hanya 'setengah jalan' alias sekedar oral atau pakai tangan. Saat sudah 'kebelet' mungkin tidak terlalu kepikiran untuk perhatikan historis kehamilan namun untuk kedepannya ada baiknya menahan diri.

Keempat selama hubungan perhatikan apakah bunda berdarah atau tidak. Biasanya kalau sampai bunda berdarah, berarti ada yang salah dengan janin. Ingat ketika lakukan penetrasi akan besar kemungkinan janin tertekan di dalam sehingga bisa memicu hal tidak diinginkan. Segera hubungi dokter dan jangan menunda sampai klimaks kalau memang masih ingin mempertahankan janin dalam kandungan.

Hal terakhir yang patut jadi bahan pikiran adalah mempertahankan kondisi janin supaya tetap berkembang. Sejatinya namanya berhubungan badan pastilah membawa resiko pada kehamilan, secanggih apapun teknik yang dipakai. Inilah kenapa memperhatikan betul rutinitas bunda, dan makanan yang dikonsumsi bisa menentukan faktor keberhasilan kandungan.

Asam folat misalkan, merupakan makanan wajib saat hamil. Pasalnya nutrisi satu ini berguna betul untuk memicu pertumbuhan bayi kedepannya. Cobalah terus memantau rutinitas makanan sehat untuk ibu hamil yang penting. Jadi, resiko jika tetap ingin olahraga ranjang bisa diminimalisir.
« Last Edit: February 19, 2018, 04:26:18 PM by yeobeseyo »

FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab

Seks saat hamil aman atau tidak?
« on: February 08, 2018, 11:00:15 AM »


 



Copyright © FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab