FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab



Recent Posts

Pages: [1] 2 3 ... 10
1

Sebenarnya, bagaimana sih cara menghitung usia kehamilan? Mengingat setiap metode terkadang memberikan hari perkiraan lahir yang berbeda-beda. Jika sudah begitu, Bunda menjadi bingung, yang mana ya yang paling tepat. Sesungguhnya, ada 2 cara yang umum dilakukan dlam menghitung usia kehamilan. Yang pertama adalah dengan HPHT atau Hari Pertama Haid Terakhir. Dan yang kedua adalah dengan menggunakan USG. Untuk itu, mari kita bahas satu persatu!

Menghitung keakuratan Usia Kehamilan Dengan HPHT
Hamil adalah satu kabat bahagia bagia setiap pasangan. Dan ketika Bunda mengetahui positif haml, maka Bunda pasti akan segera mempersiapkan hal-hal menyangkut calon buah hati. Salah satunya adalah menanti masa kelahiran. Padahal tujuan utama menentukan usia kehamilan adalah untuk melihat tumbuh kembang janin, apakah sesuai dengan usianya atau tidak. Namun, bagi semua ibu, melahirkan menjadi suatu penantian yang mendebarkan yang selalu sepaket dengan kebahagiaannya.

Saat ini, salah satu metode yang digunakan oleh bidan dalam menentukan usia kehamilan adalah dengan patokan hari pertama haid terakhir. Apabila hitungannya tepat, maka Bunda kan melahirkan tepat 40 minggu setelah hari pertama haid terakhir . meskipun demikian, ada kemungkinan Bunda belum mengalami kehamilan hingga 2 minggu setelah HPHT, yang kemungkinan bayi akan lahir pada usia 38 minggu. Namun demikian, penghitungan dengan metode ini hanya dapat dinyatakan akurat apabila dilakukan pada Bunda yang mengalami siklus menstruasi rutin, setidaknya 6 bulan sebelum masa kehamilan. Nah, bagi Bunda yang memiliki siklus haid tak teraturr tentu metode ini kurang dapat memberikan informasi yang akurat.

Kelemahan lain dari cara menghitung usia kehamilan dengan HPHT adalah banyak wanita yang tak ingat kapan hari pertama haid terakhirnya. Padahal, hal ini sangat berkaitan dengan masa ovulasi wanita yang umumnya terjadi pada 14 hari setelah Hari pertama haid terakhir tersebut. Ini pun, jika Bunda memiliki siklus haid teratur 28 hari. Penghitungan dengan metode ini akan berbeda lagi untuk Bunda dengan siklus haid 30 ? 40 hari. Itulah mengapa, penghitungan usia kehamilan menggunakan metode ini kini sudah mulai ditinggalkan, dan para medis mulai beralih ke teknologi USG.

USG Lebih Akurat Untuk Menghitung Usia Kehamilan
USG atau Ultrasonografy adalah teknology tinggi gelombang suara yang dapat mengidentifikasi gerakan organ jauh didalam lapisan kulit. Dengan USG Bunda dapat melihat gambaran janin yang ada di dalam rahim Bunda yang tampil pada layar USG. Disana juga akan terlihat organ rahim Bunda. Tak heran, Jika USG juga dapat digunakan untuk melihat perkiraan jenis kelamin, kelainan pada bayi dan kemungkinan medis lainnya.

Tak perlu tiap bulan, sebetulnya USG hanya perlu dilakukan sebanyak 3 kali saja selama masa kehamilan, kecuali, memang ada kondisi tertentu yang mengharuskan dokter terus memantau kondisi janin di dalam rahim. Jika tidak, Bunda dapat melakukan USG pada usia kehamilan menginjak trimester awal, trimester kedua dan trimester akhir.

USG dinyatakan mampu menghitung usia kehamilan secara tepat. Terutama saat di lakukan pada awal kehamilan. Pada masa ini, ukuran janin masih sangat kecil sehingga memungkinkan untuk ditampilkan secara utuh. Untuk dapat menghitung usia kehamilan dengan tepat, maka USG dapat dilakukan pada saat kehamilan memasuki usia 13 minggu. Untuk menetukan usia janin, dapat diukur dari panjang tubuh, besar lingkar kepala dan panjang kaki janin.

Selain dapat menentukan usia kehamilan, dengan USG bunda juga dapat melihat adanya detak jantung pada janin, kondisi dan posisi plasenta serta kemungkinan adanya dangguan ataupun kelainan pada janin. Selanjutnya, pada trimester 2 dan 3, manfaat USG akan lebih banyak lagi. Yaitu untuk melihat adanya kemungkinan down syndrome, kondisi air ketuban dan untuk memantau tumbuh kembang janin selama ada didalam kandungan.

Sejauh ini, USG dinyatakan aman untuk Bunda dan janin. Bahkan, USG jauh lebih aman jika dibandingkan dengan rontgen atau sinar X. Selain itu, kelebihan lain dari USG adalah merupakan salah satu teknology non radiasi, yang tak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Pada awal kehamilan, jika Anda ingin melakukan USG sebaiknya jangan melakukan buang air kecil terlebih dahulu. Kandung kemih yang penuh dapat mempermudah proses pemeriksaan dengan USG karena cairan yang tertampung dalam kandung kemih dapat menjadi media gelombang suara. Berbeda halnya ketika usia kehamilan sudah lebih besar. Makan, air ketuban lah yang berfungsi sebagai perantara gelombang suara.

Kalkulator Kehamilan Online
Nah, ini merupakan salah satu aplikasi terkini yang dapat Bunda unduh melalui gawai pribadi Bunda. Cara menghitung usia kehamilan dengan kalender online hampir sama dengan metode HPHT. Anda perlu memasukkan hari pertama haid terakhir, dan Bunda dapat langsung meilhat hasilnya.

Sistem Fundus Urteri
Nah, kalo yang satu ini adalah cara menghitung usia kehamilan secara manual. Cara ini biasa digunakan oleh bidan-bidan mandiri. Yaitu dengan menghitung jarak antara tinggi fundus atau puncak tertinggi rahim sampai ke tulang kemaluan. Berbeda dengan pemeriksaan menggunakan USG yang sebaiknya menjaga kantong kemih agar tetap penuh, dengan menghitung Fundus rahim, Bunda malah harus mengosongkan kandung kemih.

Sejauh ini, metode pengukuran fundus urteri masih masuk ke dalam cara mengukur usia kehamilan yang akurat. Adapun beberapa hal yang membuat penggunaan metode ini tak sesuai adalah, bentuk fisik ibu hamil yang terlalu gemuk ata terlalu tinggi, adanya kemungkinan kehamilan kembar, kondisi kandung kemih penuh atau beberapa penyebab lainnya. Jadi, Bunda mau mencoba metode yang mana untuk melihat hari perkiraan lahir?
2

Untuk para Mum yang sedang menantikan calon buah hati, atau sedang mengikuti program kehamilan, momen melakukan tes kehamilan memang akan menjadi saat-saat paling menegangkan. Tak sedikit para Mum yang berharap amat besar mendapatkan hasil positif. Terutama para pasangan yang sudah sejak lama menunggu kehadiran buah hati.

Namun, ada kalanya Mum mendapati hasil tes kehamilan yang mengecewakan. Tak perlu bersedih jika harapan Mum belum terwujud. Bisa jadi hal tersebut dikarenakan alat tes yang kurang akurat, maupun kesalahan Mum menggunakannya.
Ada tiga macam alat tes kehamilan yang perlu Mum ketahui. Ketiganya memiliki cara kerja yang sama, meskipun metodenya berbeda. Alat pendeteksi kehamilan memiliki cara kerja dengan memeriksa kandungan hormon hCG (Human Chorionic Gonadotropin) pada tubuh ibu. Hormon hCG sendiri merupakan hasil produksi sel embrio yang nantinya berperan merangsang ovarium untuk mengeluarkan hormon steroid, sebagai penstabil kandungan. Sehingga, jika hormon hCG didapati dalam jumlah tinggi, maka dipastikan Mum sedang positif hamil.

3 Metode Mendeteksi Kehamilan
Ketika mendapati haid Mum mulai terlambat dari jadwal bulanannya, ada baiknya jika Mum mulai melakukan test untuk memastikan kehamilan. Dengan begitu, nutrisi awal si kecil bisa mulai diperhatikan dan dijaga sedini mungkin.
Beberapa ragam cara mendeteksi kehamilan, antara lain:

1. Tes Urine
Mum mungkin mengenali dan akrab dengan tes yang satu ini. Memang, tes ini tergolong praktis, mudah, dan bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Dengan menggunakan alat berupa test pack yang bisa didapatkan dengan mudah di apotek.
Untuk menggunakan alat test pack, Mum cukup menampung urine dan mencelupkan ujung test pack selama 5-10 detik. Tunggu kurang lebih 5-10 menit untuk mendapatkan hasilnya. Jika Mum mendapat hasil dua garis strip, maka artinya Mum positif hamil.
Tingkat akurasi test pack bisa dibilang cukup tinggi, yaitu dalam kisaran 97% sejak hari pertama keterlambatan haid. Namun, ada baiknya jika Mum melakukan tes setelah 7 hari terlambat haid untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat lagi. Disarankan pula untuk menggunakan urine pagi hari. Karena urine pertama di pagi hari memiliki kepekatan tinggi, sehingga jumlah hormon hCG bisa dipastikan lebih tinggi pula.
Hanya saja perlu diingat oleh Mum, masih ada celah kesalahan pada test pack ini. Bisa jadi hormon hCG Mum masih terlalu rendah sehingga tidak terdeteksi oleh alat test pack, sehingga hanya menghasilkan tanda satu strip saja (negatif). Begitu juga bisa terjadi sebaliknya. Kondisi tubuh Mum mengalami peningkatan hormon hCG karena hal tertentu, sehingga menghasilkan hasil positif padahal Mum tidak sedang hamil.

2. Tes Darah
Metode berikutnya adalah melalui tes darah. Tentu saja jika Mum berniat melakukan tes ini, maka memerlukan bantuan medis di laboratorium karena tidak bisa dilakukan sendiri.
Tes hCG dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Tes hCG kuantitatif dilajukan untuk mengukur secara akurat jumlah hormon tersebut dalam darah. Dengan begitu, akan lebih terdeteksi sesedikit apapun jumlahnya. Sedangkan untuk tes hCG kualitatif hanya terfokus pada ada tidaknya hormin hCG di darah Mum.

3. Tes Ultrasonografi (USG)
Berbeda dengan dua metode tes sebelumnya, tes menggunakan USG atau ultrasonografi bisa dibilang lebih lengkap dan akurat. Tes USG tidak sekedar memastikan kehamilan Mum saja, namun juga memberikan informasi lainnya seperti usia kehamilan, kondisi plasenta, dan kelainan-kelainan yang mungkin terjadi pada janin Mum.
Tes USG menggunakan prinsip kerja gelombang suara frekuenai tinggi seperti sonar, untuk mendeteksi kondisi rahim Mum. Biasanya, sebelum memulai tes USG, Mum diharuskan mengkonsumsi air dalam jumlah banyak agar kandung kemih bisa mendorong rahim sehingga pencitraan janin bisa lebih terlihat jelas.
Nah, itu tadi tiga metode tes kehamilan yang bisa Mum pilih. Jangan lupa untuk selalu menjaga kondisi serta asupan gizi Mum di awal kehamilan. Konsultasikan kepada dokter kandungan Mum jika menemukan ketidaknyaman yang berarti.
3

Bunda, sudah tahu belum manfaat air kelapa untuk ibu hamil? Ada banyak sekali mitos yang menyertai masa-masa kehamilan ya. memang, masa kehamilan penuh dengan lika-liku, bagi sebagian orang. Namun, bagi sebagiannya lagi, masa kehamilan dapat dilewati dengan mulus tanpa masalah yang berarti. Namun demikian, setiap kehamilan sudah pasti membawa kebahagiaan tersendiri, khususnya untuk ayah dan bunda. Betul begitu bukan?

Salah satu hal yang banyak diperbincangkan seputar kehamilan adalah mitos dan faktanya. Ada yang bilang, bahwa mengkonsumsi air kelapa selama masa kehamilan, khususnya di hamil tua dapat membuat kulit bayi menjadi putih dan bersih. Sebaliknya, apabila diminum saat hamil muda, dapat mengakibatkan keguguran. Lho, yang betul bagaimana ya?

Tak Hanya Menyegarkan, Air Kelapa Juga Menyehatkan
Siapa yang mampu menolak sensasi segar dari air kelapa muda? Sepertinya tak ada ya. minuman ini selayaknya masuk dalam salah satu daftar menu utama yang layak disantap pada cuaca panas. Apalagi, saat bunda sedang mengandung calon buah hati tercinta. Masa kehamilan seringkali diwarnai dengan berbagai ?drama?. Mulai dari mual dan muntah di awal masa kehamilan. Belum lagi dengan perubahan mood bak rollercoaster, akibat dari perubahan hormon. Nah, perubahan hormon ini juga seringkali membuat ibu hamil ingin makan atau minum yang segar-segar. Salah satunya adalah air kelapa muda.

Tak ada masalah kok, bunda. Bahkan, ada banyak sekali manfaat yang dapat bunda peroleh. Setidaknya, pada masa kehamilan, bunda memang disarankan untuk makan dan minum yang memberikan manfaat untuk tubuh bunda dan janin. Salah satunya adalah dengan meminum segelas air kelapa muda.
Setidaknya, dalam segelas air kelapa muda, ada sekitar 3 gram serat, 46 kalori, elektrilit dan kalium yang tinggi. ini sangat pas untuk mengisi kebutuhan cairan tubuh pada ibu hamil. Terutama, apabila bunda masuk dalam daftar ibu hamil aktif penuh kegiatan. Selain itu, tak hanya airnya. Daging kelapa muda juga baik lho, untuk mengisi kebutuhan karbohidrat harian bunda. Meskipun daging kelapa muda lebih tipis timbang daging kelapa tua, namun rasanya yang seperti jelly dan sensasi gurihnya itu, cukup membuat bunda merasa kenyang kok. Dan yang pasti, lebih sehat karena nutrisinya yang alami sangat baik untuk membantu memenuhi kebutuhan kalori.

Beberapa kandungan air kelapa muda yang bermanfaat untuk tubuh adalah vitamin C, vitamin B dan anti oksidan. Ketiga nutrisi ini sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh bunda selama masa kehamilan ya. selain itu, kandungan mineral yang ada pada air kelapa dapat mencegah pusing dan kelelahan. Terutama yang disebabkan oleh otot yang kejang dan kram. Nah, ini nih yang biasa terjadi pada ibu hamil, menjelang trimester akhir. Kram otot biasa terjadi pada seputar betis. Sedangkan otot yang tegang seringkali datang pada sekitar pinggul, punggung, leher dan kepala. Jika sudah datang, aduh, sensasinya luar biasa, iya kan Bunda?

Masa kehamilan sangat rentan dengan Infeksi saluran Kemih. Nah, untuk mencegahnya, bunda dapat secara rutin mengkonsumsi air  kelapa muda kok. Tiga kali dalam seminggu, sangat cukup untuk menjaga stamina dan kesehatan bunda. Karena, air kelapa muda memiliki sifat diuretik, yaitu memperlancar proses pengeluaran urin. Ini adalah cara lain tubuh untuk membersihkan kandung kemih. Memang sih, nantinya bunda akan lebih sering berkemih atau ?pipis?. Tapi, ini wajar kok bunda. Apalagi apabila usia kehamilan sudah semakin besar, dan memasuki trimester akhir.

Kandungan air kelapa untuk ibu hamil lainnya adalah asam laurat yang berfungsi sebagai anti bakteri dan anti virus. Nah,saat hamil, bunda pantang sakit! Setidaknya, meminimalisir infeksi selama masa kehamilan itu sangat baik bukan hanya untuk bunda saja, namun juga untuk janin. Kandungan asam laurat dalam air kelapa mampu mencegah terjadinya infeksi selama masa kehamilan. Baik itu, infeksi bakteri, maupun virus. Jadi, Bunda bisa tetap sehat selama hamil.

Mitos Dan Fakta Seputar Kehamilan Yang Bikin Gemas
Ada beberapa mitos ibu hamil yang terkadang tak masuk akal. Namun begitu, ada baiknya bunda mencari tau dan lebih banyak menggali informasi agar tak salah tafsir. Karena, terkadang mitos tersebut masih berkaitan dengan fakta yang ada. Seperti, mengkonsumsi nanas muda dan durian bahaya untuk kehamilan. Sebenarnya, tak ada yang salah dengan buah nanas dan durian ya. hanya saja, nanas muda memiliki kandungan bromealin yang dalam jumlah besar dapat memecah protein didalam tubuh, namun, dalam sebuah nanas, kandungan bromealinnya tak mampu sampai mengakibatkan keguguran kok. Namun, apabila mengkonsumsi nanas dalam julah besar, dapat memberikan resiko diare. Karena kandungan bromealine yang terdapat pada nanas dapat berfungsi sebagai obat pencahar, apabila dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, asam dari buah nanas muda dapat meningkatkan asam lambung. Ini sangat bahaya bagi ibu hamil. Dikhawatirkan, kenaikan asam lambung tersebut memicu gangguan pencernaan seperti mual, muntah dan diare. Jika begitu, kan proses penyerapan nutrisi menjadi terhambat.

Bolehkan makan durian selama hamil? Jawabannya adalah Boleh. Durian mengandung asam afrachidonat dan alkohol yang memang dapat berbahaya bagi tubuh, tak hanya ibu hamil saja. Namun, bila di konsumsi secara berlebihan. Bunda masih boleh mengkonsumsi durian, dalam jumlah kecil. sebaiknya hindari konsumsi durian pada trimester akhir. Karena dapat memicu kenaikan tekanan darah. Setidaknya, konsumsi 100 gram durian, masih aman untuk Bunda.
Minum air kelapa untuk ibu hamil, bikin bayi jadi putih dan bersih. Nah, yang ini mitos ya Bunda. Warna kulit bayi tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi selama kehamilan. Melainkan faktor genetis. Seperti hal nya, tebalnya rambut, hidung yang mancung dan lain sebagainya. Jadi, jika merasa ragu, segera konsultasikan dengan bidan atau dokter kandungan.
4
Lain-lain / Kenali 7 Gejala Leukemia pada Anak
« Last post by yeobeseyo on September 07, 2018, 04:45:39 PM »
Oleh : Benedikta Desideria


Leukemia atau yang biasa dikenal sebagai kanker darah merupakan salah satu tipe kanker yang banyak menyerang anak-anak. Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kejadian leukemia 3/4 dari seluruh kasus kanker pada anak di Indonesia.

Dokter spesialis anak konsultan Hikari Ambara Sjakti, seperti mengutip artikel di laman IDAI, mengatakan leukemia merupakan kanker sel darah putih. Sehingga, kanker ini menyerang sumsum tulang karena ada banyak sel darah putih diproduksi. Akibatnya, fungsi sumsum tulang terganggu.

Berikut, beberapa gejala yang paling umum terlihat ketika seorang anak terkena leukemia :

1. Mudah memar

Seorang anak dengan leukemia kerap mengalami pendarahan yang lebih setelah cedera ringan atau mimisan. Kulit anak tersebut juga cenderung lebih mudah memar.


2. Nafsu makan menurun dan mengeluhkan sakit di bagian perut

Seorang anak dengan leukemia kemungkinan mengeluhkan sakit di area perut. Hal ini terjadi karena sel-sel kanker yang terakumulasi di limpa, hati, dan ginjal membesar.

Nafsu makan anak juga menurun, tak heran berat badan mereka juga turun.


3. Gangguan bernapas

Sel leukemia sering menggumpal di sekitar thymus, kelenjar yang terdapat di pangkal leher. Hal ini menyebabkan anak jadi sulit bernapas.


4. Sering infeksi

Sel darah putih diperlukan tubuh untuk melawan infeksi, tapi pada pasien leukemia sel darah putih tidak dapat melakukan tugasnya dengan tepat. Alhasil, kekebalan anak menurun, ia jadi sering terserang virus dan bakteri hingga berkepanjangan.


5. Pembengkakan di beberapa area tubuh

Kelenjar getah bening menyaring darah, tetapi sel-sel leukemia kadang-kadang mengumpulkan di kelenjar getah bening. Ini dapat menyebabkan pembengkakan di bawah ketiak, leher, atas tulang selangka, dan selangkangan.


6. Nyeri tulang dan sendi

Tubuh menghasilkan darah di sumsum tulang. Sementara, leukemia menyebabkan sel-sel darah bereproduksi dengan cepat sehingga kepadatan sel darah berlebih. Penumpukan sel ini menyebabkan anak mengeluhkan nyeri tulang dan sendi. Beberapa anak kerap mengeluhkan sakit punggung bagian bawah.


7. Anemia

Leukemia menyebabkan kepadatan sel darah jadi berlebih. Sehingga, sulit bagi sel darah merah berproduksi. Hal ini yang menyebabkan anak mengalai anemia. Ditandai dengan lelah, lemas, pusing, dan napas cepat.


Jika terdapat gejala-gejala seperti diatas pada anak sebaiknya segera bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.



Sumber Artikel : https://www.liputan6.com/health/
5
Kesehatan Ibu dan Anak / Memahami Kontraksi Palsu Saat Hamil 9 Bulan
« Last post by lailarsih12 on September 07, 2018, 10:40:53 AM »

Bagi Anda yang baru hamil anak pertama, tentu Anda harus banyak tahu mengenai hal-hal yang terkait dengan hamil 9 bulan. Bukan hanya sekedar keluhan kesehatan tapi hal lain. Yang terpenting adalah mengenai kontraksi palsu.

Saat usia kehamilan sudah tua, Anda akan sering sekali merasakan kontraksi palsu. Dalam dunia medis, ini disebut dengan Braxton Hicks. Ini normal terjadi pada ibu hamil tua. Sayangnya, beberapa ibu hamil tidak bisa membedakan mana yang merupakan kontraksi tanda persalinan dan kontraksi yang palsu. Hal ini membuat ibu hamil panik lebih dahulu. Bahkan, tidak jarang yang langsung ke bidan atau ke rumah sakit. Padahal, itu bukan kontraksi persalinan tapi kontraksi palsu saja.

Untuk itu, Anda harus bisa membedakan antara kontraksi palsu dengan kontraksi beneran yang menjadi tanda bayi akan segera lahir.

Ciri Kontraksi Palsu
Sebenarnya, kontraksi palsu itu sudah terjadi ketika kehamilan muda. Menurut dokter kandungan, kontraksi palsu ini sudah terjadi ketika masa kehamilan baru mencapai tujuh minggu. Dan ini terus terjadi hingga usia kehamilan mencapai trimester 3. Hanya saja, ketika sedang hamil muda, Anda tidak merasakan kontraksi. Pasalnya, kondisi perut begitu besar. Lain halnya ketika perut semakin besar di masa kehamilan tua sehingga Anda sangat merasakan jika ada kontraksi.

Meskipun demikian, ada juga ibu hamil muda yang merasakan kontraksi. Ini tergantung rahim serta besar kandungan.
Terlepas dari hal tersebut, Anda harus tahu jika kontraksi palsu itu tidak perlu dikhawatirkan. Hanya saja, Anda harus mengerti dulu bagaimana membedakan antara kontraksi palsu dengan kontraksi yang menjadi tanda akan segera terjadi persalinan.

Terjadi Berkala
Kontraksi palsu itu terjadi saat hamil 9 bulan. Namun, terjadinya tidak begitu sering. Kontraksi terjadi berkala, kurang lebih dua kali dalam satu jam.

Kontraksi Hanya Sebentar
Salah satu tanda kontraksi beneran adalah terjadinya sangat lama. Namun, jika kontraksi hanya terjadi beberapa menit saja, jangan khawatir. Itu hanya kontraksi palsu.

Semakin Lama Semakin Mereda
Nah, ini yang sebenarnya paling mudah untuk dijadikan patokan. Kontrakasi palsu itu semakin lama semakin tidak terasa. Sementara itu, kontraksi yang asli itu semakin lama semakin terasa. Rasanya semakin perih dan guncangan bertambah kuat.

Posisi Kontraksi
Jika kontraksi hanya Anda rasakan di bagian perut depan saja, itu kontraksi palsu. Akan tetapi, jika kontraksi terasa hingga ke bagian punggung bawah lalu menyebar ke arah depan, itu tandanya Anda harus segera ke bidan atau rumah sakit karena bayi yang Anda kandung akan keluar.
Nah, sudah jelas kan sekarang bagaimana perbedaan antara kontraksi palsu dengan kontraksi asli?

Mengatasi Kontraksi Palsu
Sangat mengganggu. Setidaknya inilah yang menjadi alasan mengapa kontraksi palsu harus dihentikan. Kontraksi ini akan sangat mengganggu kegiatan Anda setiap hari. Apalagi jika Anda masih bekerja. Anda belum cuti. Pekerjaan Anda pasti terganggu jika setiap kali Anda merasakan kontraksi yang luar biasa.
Meskipun kontraksi palsu ini tidak berlangsung lama, tapi Anda pasti tidak ingin ketika sedang berada di depan orang banyak mengalami hal ini, bukan?
Tenang saja. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hal ini.

Minum Yang Banyak
Ternyata, kontraksi palsu ini bisa dengan sangat mudah diatasi dengan cara minum yang banyak. Ini juga sebagai pencegahan. Sebelum pergi beraktivitas setiap hari, usahakan agar Anda minum banyak air putih di pagi hari.

Selalu Mandi Dengan Air Hangat
Memang ada risiko ketika air mandi Anda terlalu panas. Usahakan untuk menggunakan air yang hangat.

Air yang terlalu panas akan mengganggu suhu yang ada di dalam tubuh, terutama suhu di rahim. Namun, tidak dengan air hangat. Selain itu, air hangat juga akan meredakan rasa nyeri yang disebabkan kontraksi palsu di usia kehamilan trimester 3.

Bergerak
Setiap kali Anda merasakan adanya kontraksi palsu, bergeraklah. Setidaknya Anda ubah posisi atau ubah gerakan. Lakukan hal tersebut dengan mengambil nafas panjang. Ini akan membuat otot perut rileks dan kontraksi palsu akan selesai.

Setidaknya hal tersebut yang bisa Anda lakukan. Sudah tidak perlu takut lagi, bukan?

Memang mengganggu sekali jika terjadi kontraksi palsu. Namun, setidaknya ini menjadi satu dari sekian banyak ciri-ciri hamil 9 bulan yang bisa Anda ketahui. Saat kontraksi semakin terasa, saat itulah Anda sebenarnya sedang memasuki usia kehamilan tua. Dan itu artinya Anda harus segera melakukan persiapan. Anda harus siap-siap untuk mengambil cuti jika Anda bekerja. Segeralah untuk melakukan persiapan seperti membeli perlengkapan bayi.

Namun, yang tak kalah penting adalah mempersiapkan diri sendiri. Di kehamilan tua, seharusnya Anda lebih sering melakukan olahraga. Dalam hal ini, sangat disarankan agar Anda ikut kelas senam ibu hamil. Ini perlu Anda lakukan jika Anda ingin sekali melakukan persalinan secara normal dengan lancar.

Yang pasti, Anda harus menikmati masa kehamilan yang tinggal menunggu hari. Saat hamil, mungkin Anda merasa berat sekali. Pergerakan dibatasi. Keluhan kesehatan datang silih berganti. Akan tetapi, sebentar lagi, Anda akan merindukan momen di mana ada bayi di dalam kandungan. Untuk itu, atur jadwal Anda setiap hari. Pastikan Anda melewati masa hamil 9 bulan ini dengan sangat baik.
6

Di zaman sekarang ini, seorang ibu hamil mudah sekali terkena pre-baby blues syndrome ketika masa kehamilan masuk di usia trimester 3. Apakah ibu-ibu di waktu dulu tidak mengalami hal ini? Tentu saja ya. Akan tetapi, tidak banyak.

Dalam hal ini, banyak faktor yang menyebabkan seorang ibu hamil mengalami Pre-Baby Blues. Ini bisa disebabkan oleh pekerjaan, kegiatan setiap hari, relationship, dan lain sebagainya. Akan tetapi, yang bisa mengatasi masalah tersebut adalah suami.

Bagaimana bisa? Tentu saja bisa. Untuk lebih jelasnya, Anda harus tahu dulu apa itu Pre-Baby Blues Syndrome.

Sekilas Mengenai Pre-Baby Blues Syndrome

Mungkin Anda sudah pernah dengan baby blues syndrome. Masih ingat gangguan apa ini? Jika Anda sedang hamil 8 bulan, tentu saja Anda harus lebih banyak membaca tentang hal-hal setelah melahirkan. Salah satunya mengenai baby blues syndrome yang biasanya dialami oleh ibu yang baru saja melahirkan anak pertama.

Apa itu baby blues syndrome? Ini semacam gangguan di mana seorang ibu merasakan kekhawatiran yang begitu mendalam. Kekhawatiran ini campur aduk dengan ketakutan dan juga lelah lantaran setiap hari mengurus bayi. Apalagi jika bayi tersebut sering menangis dan susah dirawat. Sangat melelahkan pastinya. Dan inilah yang menyebabkan seorang ibu stress, khawatir, dan juga takut. Pada saat itulah seorang ibu dikatakan mengalami baby blues syndrome.

Sementara itu, pre-baby blues syndrome itu gangguan yang semacam itu yang sudah terasa sebelum bayi lahir. Biasanya ini dialami ketika seorang ibu hamil trimester 3. Hanya saja, penyebabnya sedikit berbeda. Pada saat itu, karena bayi belum lahir, yang dirasakan seorang ibu hanyalah rasa kekhawatiran yang berlebihan. Stress sering menjadi pemicunya.

Masalah seperti ini sering dialami oleh seorang ibu hamil yang kebetulan seorang pekerja atau wanita karir. Pekerjaan yang begitu berat ditambah lagi kondisi kandungan yang semakin bebas membuat stress tidak mampu dibendung lagi. Akibatnya, pre-baby blues syndrome pun dialami.

Apakan Anda merasakan hal yang sama? Jika ya, jangan abaikan hal ini. Jika tidak segera ditangani, justru kondisi kesehatan menurun dan bisa berakibat buruk bagi janin di dalam kandungan. Apalagi masa persalinan tinggal menunggu hari. Anda seharusnya punya tenaga penuh dengan kondisi yang 100% fit agar siap untuk menjalani proses persalinan. 


Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Suami?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, banyak sekali yang menjadi faktor penyebab pre-baby blues syndrome saat kehamilan 8 bulan. Terlepas dari berbagai faktor tersebut, obatnya hanya satu. Yaitu suami.

Sayangnya, terkadang suami justru menambah masalah. Ia menjadi salah satu faktor tersebut.

Untuk itu, suami harus benar-benar tahu apa yang harus dilakukan ketika sang istri sedang hamil tua. Suami bisa melakukan hal berikut untuk mencegah pre-baby syndrome.


Memanjakan Istri

Stress bisa disebabkan karena kelalahan. Hal ini sangat mungkin terjadi karena perut sang istri semakin besar. Ini membuat seorang ibu hamil mudah sekali mengalami kelelahan. Dan saat lelah yang tak tertahankan, bisa saja ia stress.

Untuk itu, suami bisa memanjakan sang istri. Contoh sederhananya saja merendam kaki sang istri sambil memberikan pijatan kecil sebelum tidur. Ini juga bagus agar istri tidak mengalami kram yang biasanya dialami ketika sedang tidur.

Contoh yang lain adalah mengajak sang istri santai di rumah sambil menonton film favorit. Jangan ajak keluar karena sang istri sedang hamil tua. Sebaiknya siapkan film terbaru dan ajak si kecil untuk menonton bareng.


Mengajak Istri Belanja Keperluan Bayi

Salah satu hal yang membuat seorang ibu hamil relax adalah jalan-jalan dan berbelanja. Akan tetapi, bukan berbelanja keperluan sendiri melainkan sang buah hati.

Namun, bukan itu saja sisi positifnya. Dengan mengajak berbelanja, seorang ibu hamil akan tenang karena seolah-olah semua hal sudah suami siapkan. Biasanya, seorang ibu hamil khawatir jika bayi lahir dan belum ada pakaian serta tempat tidur buat bayi. Mengajak sang istri pergi jalan-jalan dan berbelanja keperluan calon bayi akan membuatnya sangat tenang. Dan ini akan menghindarkannya dari pre-baby blues di usia hamil 8 bulan.


Memulai Investasi

Jika Anda tanya apa yang sangat membuat ibu hamil mengalami pre-baby syndrome, jawabannya adalah tentang masa depan si kecil. Sebelum melahirkan, seorang ibu biasanya sudah kebingungan mengenai masa depan si kecil. Ia khawatir apakah ia bisa memberikan yang terbaik hingga dewasa nanti atau.

Kekhawatiran ini biasanya muncul ketika kondisi ekonomi keluarga kurang baik. Apalagi jika pasangan suami istri muda yang masih belum punya tempat tinggal sendiri dengan penghasilan suami yang belum stabil. Ini yang membuat ibu hamil khawatir dan akhirnya mengalami Pre-Baby Blues Syndrome.

Hal ini bisa diantisipasi dengan cara memulai investasi. Meskipun pendapatan masih sangat sedikit, suami seharusnya mengajak istri untuk merencanakan masa depan anak dengan cara melakukan investasi, entah itu investasi di reksadana, emas, dan lain sebagainya. Setidaknya ini akan membuat istri lebih tenang dalam menghadapi masa beberapa hari sebelum persalinan.

Meskipun demikian, seorang ibu hamil sendiri harus berusaha agar terhindar dari pre-baby blues syndrome. Melakukan manajemen waktu menjadi kunci penting bagaimana ibu hamil trimester 3 mampu menjalani sisa waktu hamil hingga waktu persalinan tiba.



Sumber Artikel : www.friso.co.id
7

Apakah Anda sudah pernah mencoba menerapkan cara menghitung masa subur secara manual? Jika belum pernah, Anda bisa coba sekarang. Ternyata, cara ini lebih tepat lho untuk mengetahui kapan Anda dalam masa subur. Dengan demikian, Anda bisa menentukan kapan sebaiknya Anda melakukan hubungan dengan sang suami agar cepat hamil.

Entah harus disayangkan atau bagaimana, tapi pada kenyataannya cara mengetahui masa subur secara manual ini sudah banyak ditinggalkan. Apalagi sudah ada cara lain yang jauh lebih mudah untuk dilakukan. Contohnya saja dengan menggunakan kalkulator kesuburan. Tinggal masukkan saja data-data yang dibutuhkan. Anda langsung tahu kapan Anda dalam masa subur.

Belum lagi dengan alat canggih berupa deteksi kesuburan. Alat ini pada intinya mendeteksi suhu seorang perempuan apakah dalam keadaan subur atau tidak. Pasalnya, perempuan yang dalam masa subur itu memiliki suhu tubuh yang relatif meningkat.


Banyak Yang Tidak Tahu Cara Menghitug Usia Kesuburan Manual

Sangat bisa dipahami jika Anda tidak menggunakan cara manual untuk menghitung masa subur. Wong sudah ada cara alternatif yang jauh lebih mudah, ngapain pakai yang ribet.

Sebenarnya, tidak tepat jika cara manual ini ribet. Mudah kok untuk mengetahui masa subur dengan cara manual.
Di lain sisi, tidak ada edukasi mengenai cara menghitung masa subur secara manual. Sekarang ini, kebanyakan perempuan datang ke dokter atau bidan untuk konsultasi. Dan saat konsultasi, mereka langsung menanyakan kapan sebaiknya mereka melakukan hubungan dengan suami. Dokter atau bidan menyebutkan hari dan tanggal tanpa menjelaskan bagaimana hari atau tanggal tersebut muncul.

Selain itu, memang banyak perempuan yang hanya menggunakan feeling saja. Banyak sekali informasi mengenai bagaimana cara mendeteksi masa subur dengan cara berikut ini:

Suhu Tubuh Naik

Ada masa di mana suhu tubuh seorang perempuan naik. Dan ini ternyata dikarenakan ia dalam masa subur.


Vagina Becek

Ada perbedaan antara keputihan dengan kondisi vagina yang lebih lembab dari biasanya. Ketika vagina begitu lembab, itulah salah satu tanda perempuan dalam masa subur.

Dua hal tersebut yang sering dirasakan oleh perempuan yang sedang dalam masa subur. Mereka sudah yakin dalam masa subur tanpa menghitung dengan menggunakan kalender masa subur ataupun cara penghitungan yang lain.


Menghitung masa Subur Manual Mudah Kok

Tidak tepat juga jika dikatakan menghitung masa subur manual itu sulit. Mudah sekali. Berikut ini langkah-langkah yang perlu Anda ikuti.


Ketahui Hari Terakhir Menstruasi

Beda dengan menggunakan kalkulator kesuburan. Anda minta untuk memasukkan data berupa hari pertama haid terakhir. Sementara itu, jika Anda ingin mencoba cara manual, Anda harus mengetahui hari terakhir menstruasi.

Tambahkan 13
 
Setelah Anda tahu hari terakhir menstruasi, tambahkan dengan angka 13. Itulah masa subur Anda.
Mudah, kan?


Mungkin masih ada satu pertanyaan yang ada di benak Anda. Apakah hasilnya valid?

Pertanyaan ini juga memunculkan pertanyaan selanjutnya. Apa yang membuat sebuah perhitungan itu valid? Apakah ketika positif hamil? Jika itu patokannya, maka tidak ada yang benar-benar valid. Pasalnya, bisa saja Anda berhubungan di masa subur tapi tidak hamil.

Harus dipahami ini hanyalah satu dari berbagai faktor di mana Anda bisa segera hamil. Hamil itu tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi kesuburan suami istri, tapi ada faktor penentu lainnya.


Cara Agar Perempuan Subur

Sangat disayangkan ketika kehamilan itu dikaitkan dengan pihak perempuan. Padahal, pihak laki-laki juga berpengaruh lho. Karena stigma tersebut, perempuan sering disalahkan jika ada pasangan yang tidak punya anak. Ia dianggap tidak subur.

Anggapan tersebut harus dihilangkan. Meskipun memang benar kesuburan memang menjadi faktor yang paling penting. Faktanya, beberapa perempuan saat ini tidak dalam kondisi yang begitu subur. Hal ini disebabkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak sehat.

Untuk itu, bagi Anda yang sudah menikah dan ingin sekali mendapatkan momongan, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan agar cepat hamil.


Meningkatkan Kualitas Hubungan

Banyak pasangan yang lebih memperhatikan tentang hal-hal yang sifatnya teknis seperti bagaimana melakukan hubungan, posisi yang bisa cepat hamil, dan lain sebagainya. Padahal, yang paling penting adalah kualitas hubungan. Lupakan hal-hal yang sifatnya teknis. Romatislah dengan pasangan. Lakukan hubungan suami istri tanpa harus ada beban ingin hamil.


Ajak Olahraga

Mungkin Anda dan pasangan jarang sekali olahraga. Untuk membangun kemesraan, sesekali Anda ajak pasangan untuk berolahraga bersama-sama. Selain itu, olahraga juga akan menstimulus kondisi kesehatan agar lebih fit. Dan ini berimbas juga pada kesuburan lho.


Makan Makanan Bergizi

Stop makan makanan fast food. Ganti menu makanan yang bergizi. Bagi wanita, sebaiknya makanan yang lebih banyak dikonsumsi adalah makanan yang kandungan asam folatnya tinggi seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan lain sebagainya.

Setidaknya hal sepele tersebut yang bisa Anda lakukan. Namun, tetap saja ini hanya sebatas usaha. Usaha yang maksimal pasti akan semakin dekat dengan tujuan.


Memang ada hal-hal yang juga perlu Anda perhatikan seperti kapan waktu yang tepat melakukan hubungan suami istri. Mudah saja. temukan masa subur dengan cara menghitung masa subur secara manual lalu lakukan hubungan setiap dua hari. Ini yang disarankan oleh para ahli kandungan agar Anda cepat hamil.



Sumber Artikel : www.ibudanbalita.com
8
Keluarga Berencana / 5 Tips Menjaga Nutrisi Saat Persiapan Kehamilan
« Last post by lailarsih12 on August 30, 2018, 12:37:52 PM »


Kehamilan merupakan pengalaman yang paling menyenangkan bagi seorang wanita. Namun, perjalanan panjang selama sembilan bulan bukanlah hal mudah, melainkan harus memiliki persiapan yang benar-benar matang. Sehingga bisa mengantisipasi apapun yang akan terjadi di saat kehamilan terjadi. Dalam mempersiapkan kehamilan ibu harus memperhatikan asupan nutrisi dan mencukupi kebutuhan calon ibu hamil.

Mempersiapkan kehamilan harus dilakukan jauh-jauh hari saat Anda sedang menjalani program hamil. Kenapa harus dipersiapkan jauh-jauh hari? Karena pada minggu pertama kehamilan merupakan minggu paling penting dalam pertumbuhan organ vital janin. Karena alasan tersebut ibu harus mendapatkan nutrisi makanan yang cukup. Dengan mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung karbohidrat, lemak yang cukup, protein dan vitamin.

Ada beberapa tips yang bisa calon ibu lakukan dalam mempersiapkan suatu kehamilan. Dengan tips berikut, ibu tidak perlu khawatir akan tumbuh kembang janin saat memasuki trimester pertama. Salah satu diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Asam Folat

Salah satu nutrisi yang paling bermanfaat untuk mempersiapkan proses kehamilan adalah asam folat. Langkah awal untuk program hamil adalah tercukupinya kebutuhan asam folat yang berkisar hingga 400 mikrogram untuk setiap harinya.

Calon ibu bisa melengkapi kebutuhan asam folat dari makanan alami ataupun vitamin yang dianjurkan oleh dokter. Untuk sumber makanan yang mengandung asam folat terbaik adalah sayuran hijau, kuning telur, kacang-kacangan dan sitrus.

Asam folat berperan penting dalam metabolisme pembuahan dan  perkembangan otak janin. Dengan rutin mengkonsumsi asam folat dapat mengurangi resiko anak cacat dari lahir atau penyakit berbahaya lainnya.


2. Perhatikan Asupan Makanan

Tips kedua adalah dengan memperhatikan pola asupan makanan. Untuk bisa mempersiapkan kehamilan secara maksimal calon ibu bisa mengurangi makan-makanan yang tidak sehat seperti junk food, makanan berkalori tinggi, dan minuman yang mengandung soda. Beralihlah pada makanan yang memiliki nutrisi lengkap, perbanyak konsumsi protein dan vitamin seperti buah-buahan, sayuran, susu, gandum dan kacang-kacangan.


3. Memenuhi Kebutuhan Zat Besi

Kekurangan zat besi bisa membuat calon ibu mengalami kelelahan, lesu dan bisa berakibat buruk untuk kesehatan. Terlebih saat ada janin di rahim ibu, hal itu bisa berpengaruh buruk pada perkembangan janin. Pastikan calon ibu memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi seperti bayam atau makanan lainnya. Selain untuk menghindari kelelahan, zat besi juga mampu menghindari ibu dari anemia.


4. Membatasi Konsumsi Kafein

Tips selanjutnya adalah membatasi kopi dan teh karena kandungan kafein yang terdapat pada dua jenis minuman tersebut bisa memperburuk kesehatan. Apalagi jika sedang dalam keadaan hamil, sangat disarankan untuk membatasi kafein. Beralihlah pada susu ibu hamil yang lebih jelas bernutrisi dan memiliki kandungan gizi yang lengkap untuk ibu hamil.


5. Jauhi Alkohol dan Rokok

Tips berikutnya adalah dengan menjauhi alkohol dan rokok. Seperti kita ketahui bersama jika rokok dan alkohol memiliki pengaruh yang tidak baik untuk kesehatan. Terlebih pada kesehatan ibu hamil yang rentan akan berbagai macam keluhan. Pastikan untuk menjauhi alkohol maupun rokok. Demi menjaga kesehatan dan menjamin perkembangan janin tumbuh sempurna.


Selain tips-tips di atas menjaga berat badan agar ideal juga bisa menjadi  cara paling baik dalam persiapan kehamilan. Dengan mengkonsumsi Frisomum gold Anda akan mendapatkan asupan makanan yang sehat dan berat badan menjadi lebih ideal.

Pastikan memperhatikan beberapa asupan makanan yang wajib dikonsumsi saat ibu berencana untuk melakukan program hamil. Dengan mempersiapkan kehamilan secara matang, maka proses kehamilan bisa berjalan tanpa adanya rasa khawatir yang berlebih, baik pada calon ibu maupun calon ayah.



Sumber Artikel: www.friso.co.id
9
Menopouse / 7 Tanda Menopause Seorang Ibu yang Harus Dipahami Anaknya
« Last post by yeobeseyo on August 29, 2018, 04:58:11 PM »
Oleh : Hanum Putri Anjani

Sumber : Vemale.com



Senja menjelang, usia perempuan tersayang kita, ibu, mulai menguning. Di waktu tersebut, kadang, kepribadian ibu banyak yang berubah. Semisal tampak lebih cerewet dan sensitif. Perubahan ini selalu dianggap menyebalkan oleh seorang anak. Padahal, bukan tanpa alasan mereka melakukannya.

Perubahan cukup ekstrem ini disebabkan oleh persoalan hormonal, yakni menopause. Sayangnya, banyak di antara kita, anak muda, yang tak memahaminya. Apa saja ciri-ciri ibu yang mengalami masa itu?

1. Ibu mulai berlebihan menanggapi masalah kecil karena perubahan hormon membuatnya jadi lebih sering gelisah.

Kita kadang lupa menaruh sapu di tempatnya semula atau mencuci piring kotor setelah makan. Tapi ibu menanggapinya dengan berlebihan. Marah-marah dan kadang menuding kita tidak tertib.

Padahal hal itu persoalan yang cukup kecil. Maklumilah, mereka tengah berada di masa yang sangat sensitif. Jangan dianggap menyebalkan karena ibulah yang membuat kita belajar jadi tertib dan bertanggung jawab.


2. Si ibu jadi lebih "bawel" mengecek sedang di mana kamu berada.

Patut diketahui, di masa menopause, ibu merasa peran sebagai perempuannya berkurang. Entah berkurang karena sudah tak menstruasi atau berkurang karena merasa anaknya sudah dewasa dan enggan “dijaga” lagi. Untuk menutupinya, kadang si ibu akan berperilaku super protektif. Itu tandanya mereka masih ingin dianggap sebagai perempuan (juga ibu) seutuhnya.


3. Gampang tersinggung, gini salah gitu salah. Gemes sendiri, tapi ya gimana lagi.

Salah ngomong sedikit, si ibu bakal marah. Membantah sedikit, ibu ngomelnya gak ketulungan. Sebel? Iya! Tapi harus maklum. Mereka sama seperti kalau kita sedang PMS. Malahan lebih parah. Kalau kita aja minta dingertiin, kenapa gak bisa ngertiin ibu sendiri?


4. Bingung ngajak bercanda, si ibu udah sulit diajak "guyon".

Pengaruh hormon inilah yang membuat ibu seakan "terkungkung" dengan hal-hal yang serius. Kadang si anak pinginnya mengajak bercanda, tapi salah-salah dikit malah dimarahin karena dianggap tidak serius.


5. Ibu gak jarang tiba-tiba nangis atau blue feeling tanpa sebab.

Kita jadi bingung si ibu kenapa. Mungkin, selain karena rindu masa-masa lalunya bersama keluarga yang lengkap, si ibu lagi sensitif-sensitifnya. Jangan pernah dicap gak jelas karena mereka selalu punya alasan untuk bersedih karena banyak hal, bahkan yang tidak kita ketahui.


6. Ibu males masak dan alhasil cuma jajan di luar. Kadang kita ngeluh karena kangen masakannya.

Masa-masa menopause bikin ibu males ngapa-ngapain. Jangankan masak, makan aja mereka malas. Tapi mereka masih berusaha menggenapi tugasnya sebagai seorang ibu yang bertanggung jawab. So, kalau ibu sering beli makanan di luar, jangan gimana-gimana. Siapa tahu memang mereka sedang sangat jenuh.


7. Lemes dan lunglai, jadi suka nyuruh-nyuruh anak buat nyapu, ngepel, dan membantu tugasnya.

Membantu memang sudah tugas si anak. Kalau ibu menyerahkan semuanya ke anak, ya harus dimaklumi. Masa menopause membuat mereka kadang tak berdaya. Bahkan lebih menyiksa dibanding orang lagi dapet. Mood pun berubah-ubah.


Jadi, kalau ibumu sudah mulai menunjukkan tanda-tanda ini, jangan mengeluh atau bertengkar dengan mereka ya karena yang perlu kamu lakukan hanya memahami.



Sumber Artikel : https://www.idntimes.com/life/family/
10
Keluarga Berencana / Jenis Testpack Apa Yang Sebaiknya Dipilih
« Last post by BuAntha on August 29, 2018, 11:35:59 AM »


Tidak banyak yang tahu testpack sebagai alat tes kehamilan itu banyak jenisnya. Mungkin Anda pun mengira testpack itu hanya satu macam. Padahal, ada 4 lho.

Mana yang paling valid ya?

Tunggu dulu. Sebenarnya, semuanya bagus. Valid atau tidaknya hasil yang Anda peroleh tidak ditentukan jenis testpack apa yang Anda pilih. Ada faktor lain yang membuat alat tes kehamilan memberikan hasil yang akurat.

Dan informasi mengenai jenis testpack ini hanya untuk membuat Anda tahu ternyata ada 4 jenis testpack yang ada di pasaran. Jadi, ketika Anda pergi ke apotik dan ingin membeli testpack, Anda tidak bingung untuk menjawab ketika petugas apotik bertanya jenis testpack apa yang Anda pilih.


4 Jenis Testpack Yang Dijual Di Pasaran
 
Setidaknya sampai saat ini ada 4 jenis testpack yang bisa Anda gunakan untuk tes kehamilan.

1) Sensitif

Ini adalah jenis testpack yang banyak wanita tidak begitu sukai. Mengapa? Karena ada wadah urin. Jadi, Anda harus siapkan sendiri wadah air seni.

Bentuknya sama strip. Dan hanya bisa digunakan sekali saja. Setelah itu langsung dibuang.

Cara menggunakan alat ini relatif dengan yang lain. Celupkan testpack ke dalam wadah yang ada urin. Biarkan alat tersebut terendam kurang lebih 30 detik. Setelah itu, angkat dan Anda dapatkan hasilnya.


2) Direct Test

Sudah ada wadah urin pada jenis alat kehamilan yang satu ini. Hanya saja, beberapa orang mengatakan wadah tersebut masih kurang higienis.

Cara penggunaannya sama. Namun, ada satu keunikan. Anda tidak perlu melakukan tes kehamilan di pagi hari. Alat ini tetap bisa mendeteksi kadar hCG di dalam urin meskipun urin diambil tidak di pagi hari. Kandungan kimia pada alat ini sangat sensitif.

Akan tetapi, tetap saja para dokter kandungan sangat menyarankan untuk melakukan pengetasan di pagi hari jika ingin mendapatkan hasil yang cukup akurat.


3) Woman Choice

Berbeda dengan dua jenis testpack sebelumnya. Yang satu ini berbentuk stick, bukan strip. Untuk mengetes kehamilan, Anda tidak memerlukan wadah urin. Cukup letakkan ujung alat ini pada aliran air seni. Praktis kan?

Dan satu lagi keunggulan dari alat yang satu ini. Anda tidak perlu menunggu lama untuk bisa mendapatkan hasilnya. Cukup diamkan kurang lebih 10 detik. Jadi, setelah Anda basahi alat tersebut dengan air seni, tutup dan diamkan kurang lebih 10 detik. Maka, Anda akan langsung mengetahui hasilnya.

Akan tetapi, agar hasilnya benar-benar akurat. Jangan terburu-buru ya. Tunggu hingga kurang lebih 5 menit.


4) Alere HCG URINE OBC

Dari sekian banyak jenis testpack, jenis yang satu ini paling jarang digunakan. Namun, bisa dikatakan testpack ini menjadi alat test untuk memastikan kehamilan yang paling akurat.

Bentuknya tidak strip, tidak pula stick. Bentuknya palet. Dan cara penggunaannya beda. Pertama-tama, Anda tampung urin lalu ambil dengan mengunakan pipet. Lalu, urin diletakkan pada alat dan Anda akan tahu hasilnya.


Yang harus digarisbawahi, tidak ada alat yang memberikan hasil paling akurat. Namun, setidaknya setelah Anda menggunakan salah satu alat tersebut di atas, Anda bisa semakin yakin jika ada janin atau tidak di dalam kandungan.


Tes Kehamilan Selain Tes Urin

Testpack menjadi alat untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak di mana hasilnya tersebut didapatkan dari tes urin. Di dalam urin orang hamil, terdapat kadar HCG. Dan inilah yang dites.

Namun, akan lebih akurat jika Anda juga coba untuk mengetes dengan cara lain.

a) Tes Darah
Biasanya, setelah pengetesan urin, seorang wanita akan pergi ke dokter kandungan untuk melakukan tes darah. Ini untuk meyakinkan apakah benar-benar ada janin di dalam kandungan atau tidak.

Ada dua tahap yang biasanya dilakukan oleh dokter. Yang pertama adalah melakukan tes darah untuk mengetahui HCG kuantitatif. Artinya, ini pengetesan yang dilakukan untuk mengetahui jumlah HCG di dalam darah. Yang kedua adalah HCG kualitatif. Ini untuk mengetahui kualitas HCG dalam darah.

Inilah yang membuat tes darah ini memberikan hasilnya lebih akurat dibandingkan dengan tes kehamilan lainnya, yaitu tes urin.


b) Ultrasonografi

Meskipun tes darah sangat akurat, yang paling akurat dan paling lengkap tetap tes ultrasonografi. Kenapa? Dengan tes ini, Anda tidak hanya tahu adanya janin atau tidak di dalam kandungan tapi juga mengetahui berapa usia janin di dalam kandungan jika memang Anda sedang hamil.

Masyarakat awam lebih mengenal tes ini dengan nama USG. Betul sekali. Ini kepanjangan dari ultrasonografi. Dengan melakukan tes ini, Anda juga akan mengetahui berat janin, detak jantung (jika sudah terdengar), serta HPL atau hari perkiraan lahir.


Tepat sekali jika Anda menggunakan testpack terlebih dahulu sebagai cara untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak. Namun, setelah pengetasan tersebut dan hasilnya positif, sebaiknya Anda ke dokter untuk melakukan tes darah atau USG untuk lebih meyakinkan hasil tersebut. Pasalnya, terkadang hasil testpack positif tapi ternyata Anda tidak hamil. Ini sering terjadi karena Anda sedang hamil tapi langsung mengalami keguguran atau yang juga disebut dengan keguguran dini. Untuk itu, lakukan tes USG. Ini yang paling direkomendasikan.

Semoga hasilnya benar-benar positif. Dan jika positif hamil, tiba saatnya Anda harus menjaga kehamilan dengan mulai mengkonsumsi makanan yang sehat, hindari kegiatan yang menguras tenaga, serta mengkonsumsi susu ibu hamil agar perkembangan janin optimal.



Sumber Artikel : www.friso.co.id
Pages: [1] 2 3 ... 10


Copyright © FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab