FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab



Recent Posts

Pages: [1] 2 3 ... 10
1
Yey, thank you untuk infonya. Ini tanda-tanda yang kurasakan beberapa waktu lalu dan terima kasih untuk tips sehatnya supaya kehamilan terjaga. aku baru lahiran beberapa bulan lalu sih.
2
Rasanya pengen ikutan nangis begitu melihat si kecil tumbuh gigi  :'( Dia jadi rewel dan menolak makan. pedih banget hati ini. Ini juga aku sering lap air liurnya sering agar tidak terjadi iritasi. terus kasih yang dingin2...  thanks infonya Bunda..
3


Beberapa minggu pertama setelah kelahiran bayi Anda tentunya menjadi waktu yang sangat menakjubkan dan menggembirakan untuk Anda. Namun ada kalanya waktu itu juga menjadi sesuatu yang menyulitkan dan menguras energi, terlebih bagi Anda pasangan muda yang baru saja mendapatkan momongan dan harus belajar tentang bagaimana memaksimalkan tumbuh kembang anak. (baca juga: gizi ibu untuk tumbuh kembang anak)

Mempelajari cara untuk memberikannya makanan, membantunya untuk tidur, menenangkannya saat menangis, mengantikannya popok, dan memahami kebutuhan konstannya setiap hari mungkin dapat membuat Anda kebingungan. Tapi jangan terlalu khawatir dibalik keriuhan itu, nantinya Anda akan terkejut dengan betapa berbedanya pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda dari minggu ke minggu pada bayi usia 1 bulan.

Sebenarnya pada bayi usia 1 bulan kehidupannya cukup sederhana saja; makan, buang air kecil, buang air besar, tidur, dan menangis. Dan untuk bayi yang berusia 1 bulan menangis adalah cara terbaik dan satu-satunya untuk memberitahukan kebutuhannya. Tantangan Anda sebagai ibu tentunya adalah belajar bagaimana untuk membedakan dan memecahkan kode tangisan. Sehingga Anda bisa memahami perbedaan antara ?saya lapar? dan ?saya tidak nyaman?.

Pada usia 1 bulan ini, bayi Anda juga mengalami lonjakan pertumbuhan, yang kemungkinan akan meningkatkan nafsu makannya (meminum ASI). Sehingga Anda harus bersiap untuk memberi makan bayi Anda lebih awal dan lebih sering untuk memenuhi permintaannya yang lapar.
Bermain dengan si kecil Anda yang mengemaskan juga merupakan cara sempurna untuk membimbingnya pada dunia yang baru ia kenal. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangannya. Terutama untuk indra penglihatan dan pendengarannya. Mainan yang memiliki warna menarik untuk dilihat (merah, biru, hijau, hitam, putih, kuning), didengar (mainan memiliki suara), digesek (mainan dapat digesekkan pada tangan bayi Anda) akan dapat memberi bayi Anda hiburan dan ransangan pada indranya.

Pada saat bayi baru saja lahir, ia tidak mengetahui bahwa lengan dan kakinya menempel. Tugas Anda sebagai ibu adalah mendorong minatnya untuk menjelajahi bagian tubuhnya. Misalnya Anda bisa mencoba menggerakkan tangannya di depan wajahnya, sehingga dia bisa melihat dan merasakan bagian tubuhnya secara bersamaan.

Bayi berusia 1 bulan juga masih mengalami kesulitan untuk mengatur suhu tubuhnya. Karena sebagian panas tubuh bayi Anda hilang melalui tangan dan kakinya. Maka pastikan tangan dan kakinya tertutup saat udara dingin atau pada saat Anda mengajaknya untuk berjalan-jalan keluar rumah.

Seiring perkembangannya bayi Anda yang berusia 1 bulan, kemampuannya untuk berekspresi meningkat. Sehingga Anda bisa berbicara pada bayi Anda dengan menatap wajahnya secara langsung. Dia akan menikmati tatapan dan pembicaraan Anda tentu saja. Jangan segan-segan untuk mengajaknya bercerita untuk mengajarkan keterampilan berkomunikasi!

Pada usia 1 bulan ini bayi Anda akan lebih sering terjaga lebih lama di siang hari atau sebaliknya (setiap bayi berbeda ritmenya) Anda dapat memanfaatkan itu dengan merangsang perkembangan  indranya. Sekarang setelah bayi Anda bangun untuk waktu yang lebih lama di siang hari, Anda dapat menggunakan kali ini untuk merangsang perkembangan indranya. Cobalah untuk menyanyikan lagu anak-anak, atau bermain musik untuknya. Suara lonceng angin atau jam berdetak juga bisa menghibur bayi Anda.

Bayi Anda sekarang sedang belajar untuk fokus dengan kedua matanya, dengan melacak benda yang bergerak. Anda bisa melewatkan mainan di depan wajahnya untuk menarik perhatiannya. Anda juga bisa bermain dengan mata dengan cara mendekati wajahnya dan perlahan-lahan menganggukakan kepala Anda ke beberapa sisi. Dan lihatlah matanya akan mengunci pada gerakan wajah Anda.
Catatan: Setiap bayi unik dan memiliki kecepatan tumbuh kembangnya sendiri. Ulasan ini hanyalah panduan untuk mengetahui tumbuh kembang bayi Anda saat berusia 1 bulan secara umum.
4
Oleh: Febrianti Diah Kusumaningrum


Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini seks bebas menjadi hal yang dengan mudah ditemui di tengah masyarakat. Sayangnya perilaku ini sangat berisiko tinggi dan mampu memberikan efek buruk baik pada nilai sosial hingga kesehatan tubuh. Dimulai dari kehamilan yang tidak diinginkan, munculnya penyakit menular seksual, hingga penyakit kronis yang terjadi karena seks bebas.

Salah satu dampak negatif dari seks bebas pada pria adalah meningkatkan risiko untuk terkena kanker prostat. Hal ini dikemukakan oleh penelitian dari University of Montreal. Para peneliti di universitas ini melakukan analisis dari 41.700 kasus kanker prostat yang ada di Inggris. Mereka menemukan bahwa penyakit menular seksual yang terjadi karena seks bebas mampu menyebabkan risiko kanker prostat.

"Kanker prostat bisa datang dari penyakit menular seksual atau bisa juga dari hubungan seks anal yang dilakukan oleh para kaum gay yang dapat menyebabkan trauma fisik berat untuk prostat," terang Profesor Marie-Elise Parent dari universitas ini. "Kami juga menemukan bahwa kaum gay yang sering bergonta-ganti pasangan hingga puluhan kali dalam hidupnya berisiko dua kali lebih besar untuk terkena penyakit ini," tambahnya.

"Seks bebas dan perilaku seksual menyimpang lainnya memang memiliki risiko tinggi untuk kesehatan. Jika pun Anda tidak bisa menghindarinya, sebaiknya lakukanlah dengan aman dan Anda tahu risikonya hingga yang terburuk."



Sumber Artikel: https://www.merdeka.com/sehat/
5
Lain-lain / Ini Alasan Manusia Sering Lupa Hal-Hal Kecil
« Last post by yeobeseyo on October 17, 2017, 12:20:05 PM »
Oleh: Lilin Rosa Santi


Saat melakukan perjalanan, kita mungkin masih mengingat mobil, bus, atau kereta yang kita tumpangi. Tapi apakah kita ingat semua jalan atau mobil lain yang kita lintasi? Mengapa kita hanya mengingat fakta-fakta tertentu saja dan lupa terhadap hal kecil?

Menurut artikel yang dilansir dari Livescience, kita cenderung lupa atau tidak bisa mengingat detail informasi yang kita lihat karena otak kita menganggap data tersebut tidak penting. Otak dikatakan hanya peduli pada informasi besar yang secara konstan ada dan bersifat tetap, dan tidak fokus pada informasi kecil yang dapat berubah atau berbeda setiap waktu.

Lila Davachi, seorang nueroscientist dan profesor di Universitas New York, berkata otak bekerja secara otomatis pada sistem tarik-menarik antara kegiatan mempelajari dan mengingat informasi kecil untuk kemudian menggabungkan informasi-informasi tersebut pada satu pengalaman yang mirip yang akan diingat manusia.

Oleh karena itulah, manusia lebih mudah mengingat hal besar dibanding hal-hal kecil. Begitupun saat manusia mengakses informasi kecil, informasi kecil yang tersamar tersebut akan lebih mudah “terpanggil” bila ada kemiripan dengan ingatan kecil manusia yang lain.

Menurut Lila, otak menganggap semua informasi kecil yang kita miliki sebagai pengetahuan, yang pada satu waktu tertentu akan terpakai oleh manusia. Penelitian Lila menegaskan bahwa otak bekerja setelah tidur. Kegiatan otak tersebut adalah sesuatu yang tidak bisa manusia kontrol. Pada saat tidur, otak memperbaharui informasi dan menambahkan di ingatan manusia bila informasi tersebut berguna.

Penelitian ini juga mengungkap, dua bagian otak yang berperan dalam mengasimiliasi informasi spesifik menjadi satu pengetahuan yang lebih luas.

Hippocampus, area di otak yang berhubungan dengan masuknya informasi baru, dikatakan yang paling berperan dalam menjaga pemisahan antara ingatan satu dan lainnya, yang kemudian diolah kembali oleh hippocampus menjadi satu informasi baru yang diterima manusia.



Sumber Artikel: http://health.liputan6.com/
6
Lain-lain / Tips Perawatan Kulit Saat Menghadapi Cuaca Panas
« Last post by fera113 on October 16, 2017, 02:49:20 PM »

Cuaca panas yang mencapai puncak pada siang hari tidak boleh diabaikan begitu saja. Terutama untuk kesehatan kulit wajah dan badan.

Sering kali kulit menjadi kering, kurang segar hingga mengurangi penampilan cantik sehari-hari. Kami memiliki sejumlah tips agar kulit wajah selalu tampak segar meski cuaca panas sedang dalam pucaknya.

Kulit kering bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, bisa karena cuaca, bisa karena penumpukan sel kulit mati, kurang kolagen atau kurangnya kadar air dalam tubuh. Meningkatkan konsumsi air putih hingga dua kali lipat. Namun bukan air biasa, melainkan infus water dengan campuran buah lemon.

Air lemon ini sifatnya basa. Yang manfaatnya bisa memperbaiki sel. Jadi dapat dua, kebutuhan air dalam tubuh terjaga, dan asupan untuk perbaikan sel kulit juga terpenuhi. Menjaga hidrobalance ini tidak hanya bisa dilakukan dengan meminum air lemon. Tapi juga bisa diganti dengan makan buah seperti apel, stoberi, wortel atau brokoli untuk jenis sayuran.

Sedangkan untuk perawatan yang lain, banyak cara yang bisa dilakukan hanya di rumah saja.

Seperti menambahkan krim pelembab wajah. Selain itu juga bisa diatasi dengan rutin melakukan scrub pada wajah. Scrub setiap satu kali dalam seminggu bisa dilakukan untuk mengangkat sel kulit mati yang ada pada wajah. Atau bisa dengan facial dan peeling. Yang efektif untuk menjaga kelembaban kulit agar tetap sehat dan kenyal.

Selain itu yang kini juga sedang marak adalah perawatan dengan air semprot untuk menjaga kesegaran wajah. Di tempat perbelanjaan dan kecantikan air ini sudah banyak dijual. Dan relatif cocok untuk semua jenis kulit.

Kalau air semprot ini lebih fleksibel tidak seperti krim malam dan krim pagi, air ini bisa digunakan kapan saja. Begitu merasa kering tinggal semprot, jadi praktis.

Jika cuaca panas tidak harus mengurangi aktivitas sehari-hari. Hanya cukup meningkatkan perawatan ke kulit wajah sehingga bisa menjaga stabilitas kelembapan pada kulit wajah. Sehingga bisa tetap sehat, segar dan selalu percaya diri.



Sumber Artikel: matrixshop.co.id
7
Kesuburan (Infertilitas) / Rajin Lari Pagi Bisa Tingkatkan Kesuburan Wanita
« Last post by yeobeseyo on October 11, 2017, 05:03:53 PM »
Oleh: Anisha


Banyak wanita mengeluhkan mengapa setiap bulan, haid selalu datang terlambat. Mungkin penyebabnya adalah Sindroma Ovarium Polikistik (Polycystic Ovarian Syndrome/PCOS) atau juga dikenal sebagai Sindroma Stein.

Sindrom ini merupakan salah satu gangguan hormonal yang paling sering terjadi pada sekitar lima hingga sepuluh persen dari wanita usia reproduksi berumur 12 - 45 tahun. Penyakit inilah yang diduga menjadi salah satu penyebab utama infertilitas wanita atau pasangan yang sulit memiliki keturunan.

"20 persen PCO kemungkinan terjadi pada wanita dengan gaya hidup yang tidak sehat, akibatnya gangguan hormon seperti siklus haid yang tidak teratur," ujar dr. Ivan. R. Sini, SpOG, spesial kandungan RS. Bunda.

Anda dapat dengan mudah mencegah PCO ini terjadi dengan kualitas hidup yang sehat seperti olahraga yang teratur dan berat badan yang ideal. "Lari setiap pagi dapat mencegah PCO karena siklus haid akan teratur. Orang gemuk bukan berarti tidak sehat namun Anda tetap harus memerhatikan berat badan yang ideal," tambah dr. Ivan.

Wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas punya peluang sebanyak 50 hingga 60 persen mengalami PCOS. Pasalnya wanita yang tubuhnya kegemukan akan mengalami resistensi insulin sehingga menyebabkan kadar insulin dalam darah meningkat.

Kadar insulin yang tinggi akhirnya merangsang laju androgen yang berlebihan sehingga menyebabkan maskulinisasi, seperti tumbuhnya rambut dikumis, dagu, kaki, tangan yang berlebihan, dan menyerupai pola pertumbuhan rambut laki-laki. "PCO pun berkaitan dengan penyakit diabetes karena peningkatan insulin yang menyebabkan haid setiap bulan tidak lancar," ungkap dr. Ivan.



Sumber Artikel: https://feed.merdeka.com/
8
Tumor / Tumor Pembuluh Darah pada Anak, Kenali Apa dan Penyebabnya
« Last post by yeobeseyo on October 11, 2017, 12:10:29 PM »
Oleh: dr. Rahajeng A.P


Kasus kelainan pembuluh darah pada anak belakangan ini banyak bermunculan, salah satunya adalah hemangioma. Apakah itu hemangioma? Hemangioma merupakan kelainan pembuluh darah berupa tumor pembuluh darah.

Hemangioma berasal dari endotel atau dinding pembuluh darah. Ada beberapa faktor yang dapat membuat anak menjadi lebih berisiko mengalami Hemangioma, yaitu perempuan, lahir prematur, lahir dengan berat badan lahir rendah dan memiliki kulit yang cerah.

Hemangioma paling sering dijumpai pada anak anak yang usianya mendekati satu tahun. Tumor jenis ini memang jinak dan tidak mengancam nyawa, namun berdampak pada psikologis anak tersebut.

Gambaran klinis yang timbul pada hemangioma bervariasi pada setiap anak. Tanda paling awal kemunculan hemangioma yaitu timbul warna keunguan atau lilac pada kulit. Hemangioma bisa muncul dalam berbagai bentuk, bisa keras, lentur dan bisa juga muncul sebagai suatu massa di bawah kulit yang berwarna biru atau keunguan, tanpa ada bagian yang menonjol ke permukaaan.

Menurut Children’s Craniofacial Association, sampai saat ini perjalanan penyakit Hemangioma masih belum diketahui secara pasti. Namun, perlu Anda ketahui bahwa hemangioma tidak muncul ketika bayi baru lahir, melainkan muncul pada saat usia 2 minggu setelah kelahiran. Bagian tubuh yang paling sering timbul hemangioma yaitu area wajah dan leher. Hemangioma biasanya mulai kembali berkembang pada usia enam sampai 12 bulan setelah kelahiran dan mulai menyusut dan berhenti berkembang. Sebagian besar Hemangioma menyusut sangat lambat sekitar lima sampai tujuh tahun.

Sebagian besar hemangioma mengalami involusi spontan sehingga tidak memerlukan pengobatan. Tanda dari suatu involusi pada hemangioma yaitu terjadinya perubahan warna hemangioma dari biru atau keunguan menjadi keabu-abuan disertai penyusutan ukuran.


Bagaimana dengan penanganannya?

Penanganan hemangioma tergantung dari kondisi klinis anak tersebut. Beberapa kasus tidak memerlukan penanganan. Tapi pada kasus tertentu, diperlukan terapi/pengobatan yang bersifat sistemik. Terapi dengan corticosteroid masih merupakan terapi pilihan utama.Tindakan pembedahan mungkin perlu dilakukan bila injeksi atau suntikan corticosteroid tidak begitu efektif pada anak tersebut karena reaksi setiap anak pada pengobatan bisa berbeda-beda.



Sumber Artikel: www.merdeka.com
9
Menopouse / 6 Masalah Kesehatan Ini Mengancam Mereka yang Menopause
« Last post by yeobeseyo on October 09, 2017, 04:42:44 PM »
Oleh: Febrianti Diah Kusumaningrum


Selain menstruasi, wanita pasti akan mengalami masa menopause di dalam hidup mereka. Menopause terjadi ketika sel telur tak aktif lagi dalam berproduksi. Menopause sendiri tak bisa dibilang remeh sebab dengan adanya menopause maka sistem hormonal wanita akan terganggu dan bukan tidak mungkin akan sanggup memunculkan beberapa gangguan kesehatan atau penyakit.

Apa saja masalah kesehatan yang menghantui mereka yang sudah menopause? Berikut adalah jawabannya.

Gangguan Tidur

Menurut penelitian, wanita yang sudah menopause akan mengalami gangguan tidur. Selain karena hot flashes yang membuat tidak nyaman, sulitnya tidur juga disebabkan karena kadar progesteron dalam tubuh yang menurun. Gangguan tidur ini tak bisa dianggap sepele sebab bisa menyebabkan serangan jantung, stroke, dan bahkan diabetes.


Menurunnya Pendengaran

Seiring dengan penuaan, menopause mampu membuat pendengaran jadi menurun. Alasannya karena terjadi penurunan tingkat estrogen.


Mata Kering

Wanita menopause juga lebih mudah terkena gangguan mata kering. Hal ini terjadi karena penurunan hormon testosteron yang berfungsi untuk melembabkan dan melumasi mata.


Penyakit Lever

Wanita yang sudah menopause juga lebih mudah untuk terserang penyakit lever. Sebabnya karena terjadi penurunan kadar hormon estrogen yang berfungsi untuk menjaga kesehatan lever.


Gangguan Autoimun

Penyakit karena penurunan imun tubuh seperti lupus, rheumatoid arthritis, dan multiple sclerosis terjadi karena penurunan tingkat estrogen dalam tubuh wanita yang menopause. Kurangnya hormon ini kemudian akan menyebabkan peradangan dalam tubuh.


Prolaps Organ Panggul

Saat menopause, otot-otot panggil menjadi lemah dan organ vital seperti vagina, rahim, kandung kemih, dan rektum akan 'menggantung' yang pada gilirannya bisa mengganggu kesehatan reproduksi.


Menopause memang tidak bisa dihindari oleh wanita. Namun dampak buruknya bisa diminimalisir dengan selalu menjalankan pola hidup sehat agar tubuh pun jadi sehat baik secara fisik maupun mental.



Sumber Artikel: www.merdeka.com
10
Keluarga Berencana / Yuk, kenalan dengan KB Non Hormonal!
« Last post by yeobeseyo on October 04, 2017, 05:08:45 PM »
Oleh: Vizcardine Audinovic

Program Keluarga Berencana (KB), tentu bukan hal asing lagi bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia, termasuk di Malang. Berbagai macam metode KB sudah beredar dan mudah didapatkan masyarakat. Namun, sudahkah Anda mengetahui tentang KB Non Hormonal?

KB Non Hormonal merupakan alat kontrasepsi yang tidak mengandung hormon, sehingga penggunaannya tidak mempengaruhi kondisi hormonal dalam tubuh.

Sebenarnya, metode KB Non Hormonal bukanlah hal baru di masyarakat. Sebab, sebagian masyarakat sudah pernah menggunakannya. Memiliki jenis yang beragam, metode KB Non Hormonal ini dapat ditemukan pada beberapa jenis alat kontrasepsi, sebut saja, kondom, IUD dan medis operasi (steril untuk pria dan wanita).

KB Non Hormonal memiliki banyak keuntungan dibanding KB yang mengandung hormon (KB Hormonal). Pasalnya, penggunaan KB Non Hormonal tidak mempengaruhi hormon, sehingga efek sampingnya lebih kecil.

Akseptor yang memakai KB Non Hormonal, tidak perlu khawatir dengan beragam efek samping yang kerap muncul pada KB Hormonal. Seperti kenaikan berat badan, menstruasi yang tidak teratur, ASI yang tidak lancar, kesuburan susah kembali, sakit kepala atau gairah seksual menurun. Bahkan, penggunaan KB Hormonal yang terlalu lama atau lebih dari empat tahun, bisa meningkatkan risiko hipertensi dan kanker.

Bagi akseptor yang memiliki riwayat penyakit seperti TBC, jantung, paru-paru, diabetes, gondok, dan kanker, disarankan menggunakan KB Non Hormonal. Tujuannya, agar tidak berisiko serta tidak mempengaruhi selama proses pengobatan.

Penggunaan KB Non Hormonal, ternyata memberikan banyak keuntungan bagi akseptor. Jika ingin menggunakan alat kontrasepsi dengan metode ini, jangan lupa untuk konsultasi terlebih dahulu pada bidan, atau dokter di wilayah Anda.



Sumber Artikel: https://malang.merdeka.com/
Pages: [1] 2 3 ... 10


Copyright © FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab