FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab



Recent Posts

Pages: [1] 2 3 ... 10
1
Kesuburan (Infertilitas) / Terlalu Lama Tunda Punya Anak, Berisiko jadi Tak Subur
« Last post by yeobeseyo on January 11, 2019, 05:00:39 PM »
Penulis : Annisa Mutiara Asharini


Pekerjaan, pendidikan, dan jarak yang mesti terpisah untuk sementara waktu adalah segelintir alasan pasangan suami istri baru menunda punya anak.

Menunda memiliki momongan memang hak masing-masing pasangan. Namun, dokter spesialis obstetri dan ginekologi menyarankan agar jangan terlalu lama. Sebab, semakin lama pasangan menunda kehadiran anak, semakin besar pula risiko mengalami ketidaksuburan.

"Idealnya, wanita menghasilkan sel telur sebanyak 700 ribu seumur hidupnya. Jumlah ini tidak akan bertambah, melainkan berkurang hingga wanita mencapai masa menopause," kata Beeleoni, dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

Dalam satu bulan, sebanyak seribu sel akan terbuang sia-sia jika tidak dibuahi sperma. Sementara, wanita mengalami menopause di sekitar usia 50 tahun. Berbeda dengan sel telur, sperma dapat beregenerasi setiap tiga bulan sekali.

Kesempatan terbesar wanita untuk hamil ada pada 6 bulan pertama pernikahan, yakni sebesar 30 persen.

"Bagi wanita, time is ticking. Wanita usia 35 tahun ke atas harus lebih waspada. Menurunnya jumlah sel telur juga semakin dipercepat dengan rokok, alkohol dan kurangnya nutrisi," ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada solusi untuk menambah jumlah sel telur. Satu-satunya cara menunda kehamilan paling aman adalah dengan preservasi atau pembekuan sel telur.

Sel telur akan disimpan dan dibekukan di dalam ruangan bersuhu rendah. Wanita yang belum ingin hamil dapat membekukan sel telurnya terlebih dahulu untuk digunakan di kemudian hari. Jika pada suatu saat nanti wanita mengalami masalah reproduksi, ia tidak perlu khawatir karena telah memiliki cadangan sel telur yang masih sehat.

Harga program preservasi sel telur dibanderol seharga Rp5 juta untuk biaya awal. Kemudian, ada biaya tambahan sebesar Rp 2 juta per 3 bulan.



Sumber Artikel : https://www.liputan6.com/health/
2
Remaja / Angka HIV AIDS Cenderung Meningkat di Indonesia, Cek Penyebabnya
« Last post by yeobeseyo on January 03, 2019, 05:05:10 PM »
Oleh : Fitri Haryanti Harsono

Perkembangan kasus HIV AIDS di Indonesia cenderung meningkat. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI tahun 2017, secara kumulatif terdapat 102.667 kasus AIDS dan 280.623 kasus HIV positif.  Data Sensus Penduduk Tahun 2010, penduduk Indonesia usia muda berjumlah sekitar 25 persen dari total penduduk Indonesia, yang mana mereka rentan terhadap bahaya HIV dan AIDS juga narkoba.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kependudukan dan  Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Sigit Priohutomo mengatakan, penyebab HIV AIDS meningkat karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat, khususnya remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Pengetahuan kesehatan reproduksi terkait bagaimana cara melindungi diri dari perilaku seksual berisiko (seks bebas, narkoba suntik), pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit menular seksual (PMS), dan seputar HIV AIDS.

Indeks pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebesar 57,1 persen. Data itu diambil dari Survei Kinerja Akuntabilitas Program KKBPK (SKAP) BKKBN Tahun 2018. Walaupun tergolong rendah, prevalensi tersebut naik dibanding tahun 2017. Indeks tahun 2017 sebesar 52,4 persen.

Untuk meningkatkan pengetahuan reproduksi remaja, sejak tahun 2000 BKKBN telah melaksanakan Program Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Dalam lima tahun terakhir, program KRR telah dikemas ulang. Saat ini program KRR dikenal dengan program Ketahanan Remaja dengan tagline "Generasi Berencana", yang disingkat "GenRe".

“Melalui "GenRe", remaja dibina dan diarahkan untuk mampu menjalani masa transisi kehidupan remaja. Masa transisi yang dimaksud ada lima. Ini dikenalnya Lima Transisi Kehidupan (Five Life Transitions),” imbuh Sigit dalam Seminar Nasional dalam Rangka Hari AIDS Sedunia di Hotel Horison, Jayapura beberapa hari lalu.

Masa transisi meliputi, melanjutkan sekolah (continue learning), mencari pekerjaan (start working), memulai kehidupan berkeluarga (form families), menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship), dan mempraktikkan hidup sehat (practice healthy life).



Sumber Artikel : https://www.liputan6.com/health/
3
Kesehatan Ibu dan Anak / Kiat-kiat Memilih Susu Formula Untuk Bayi dan Mengenalkannya
« Last post by InfoSehat on December 20, 2018, 04:24:58 PM »

Berbicara mengenai susu formula, ada banyak sekali jenis, merek dan macam susu formula. Meskipun asupan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI), tetapi kadang pemberian ASI tidak disarankan jika Ibu atau bayi memiliki masalah medis tertentu atau ASI ibu tidak kunjung keluar atau macet. Solusinya, langkah memberikan susu formula pun dijadikan pilihan guna tetap mendorong perkembangan sang bayi, terutama yang baru lahir.

Susu Bayi Nan Pro merupakan salah satu susu bayi yang mungkin sudah banyak bunda tahu karena sudah tersebar di kalangan masyarakat. Untuk bayi berusia 1 tahun, mungkin kita sebagai orang tua harus jeli dalam memilih asupan susu formula tersebut. Karena pada usia 0-1 tahun, tumbuh kembang bayi berlangsung sangat cepat dan membutuhkan asupan untuk mendorongnya.

Menurut artikel di AwalSehat.Nestle.co.id, memilih susu formula untuk bayi baru lahir atau yang masih berusia di bawah satu tahun tidaklah mudah. Tidak boleh sembarangan memberikan asupan karena belum bisa mencerna makanan dengan baik. Maka dari itu, satu hal penting yang harus Anda perhatikan ketika memilih susu formula adalah memeriksa kandungannya, bukan merek ataupun harga. Lalu apa saja tips memilih susu formula yang tepat untuk bayi?


1. Pastikan Jenis Susu Formula

Tips pertama yang harus bunda perhatikan adalah jenis susu formula untuk bayi. Jenis susu formula biasanya disesuaikan dengan usia anak. Jadi, cermatlah karena kandungan yang terdapat pada setiap jenis berdasarkan usia memiliki kandungan dan takaran masing-masing yang tentunya sudah diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi anak. Pastikan juga produk susu yang akan dibeli sudah terdaftar pada BPOM RI.


2. Periksa Kandungan Nutrisi Susu Formula

Sekali lagi ya bunda, perhatikan kandungannya bukan merek ataupun harganya. Kandungan nutrisi susu formula sangat penting karena bayi belum bisa mencerna makanan dengan baik. Umumnya produk susu formula memiliki kandungan nutrisi utama yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan seperti lemak, protein, vitamin, karbohidrat serta mineral. Perhatikan kandungan yang terdapat pada nutrisi susu formula sesuai dengan kebutuhan nutrisi di usia anak.


3. Protein pada Susu Formula

Nah, yang perlu diperhatikan lagi adalah masalah protein. Setiap susu formula pasti mengandung protein. Namun bunda harus bisa memilahkan jenis proteinnya. Protein whey merupakan unsur protein utama yang terdapat pada ASI ataupun susu formula. Sedangkan protein kasein merupakan protein lengkap yang mengandung 9 asam amino esensial yang diperlukan tubuh untuk pembangunan otot agar lebih optimal. Jika protein whey dapat dicerna dengan cepat, maka sifat protein kasein lebih lambat. Jadi untuk bayi yang baru lahir lebih cocok menggunakan susu dengan kandungan protein whey.


4. Perhatikan Reaksi Bayi & Konsultasi dengan Dokter

Tips keempat adalah perhatikan reaksi bayi dan jangan lupa konsultasikan dengan dokter. Perhatikan, jangan diteruskan jika bayi mengalami alergi ketika mengkonsumsi susu formula dengan protein sapi. Konsultasikan hal ini kepada dokter segera sehingga dokter bisa melakukan tindak lanjut dan melakukan solusi.

Susu bayi NAN Pro merupakan salah satu susu yang termasuk dalam jenis susu parsial hidrolisat yang sering dipilih untuk bayi yang alergi susu sapi. Rasa dari susu bayi Nan Pro ini juga sangat disukai oleh anak-anak. Memang, sebaik apapun susu formula, ASI memang menjadi asupan paling sempurna untuk bayi. Namun, susu formula juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bayi jika diperlukan. Semoga bermanfaat.
4
Siapa yang tidak menyukai kata berlibur? Liburan adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu. Selain dapat melepas penat dari pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, tentunya momen liburan ini dapat dijadikan sebagai momen untuk dekat dengan keluarga, terutama dengan si Kecil. Dalam menyambut momen liburan ini, ada banyak sekali promosi-promosi yang menarik mulai dari promo perjalanan hingga kebutuhan sehari-hari seperti promo Friso.
Bepergian ketika membawa anak kecil tampaknya sedikit merepotkan. Sebagai orang tua, nampaknya kita harus pintar-pintar mencari destinasi wisata yang cocok dan dapat membuat anak tertarik.

Selain itu juga orang tua harus memastikan akomodasi dan transportasi yang digunakan tepat dan juga nyaman.
Tantangan lain dalam bepergian bersama si Kecil adalah packing. Bagi yang baru pertama kali berlibur dengan anak, packing barang-barang keperluan si Kecil seringkali membuat kerepotan karena ia membutuhkan banyak sekali peralatan khusus yang berbeda dengan orang dewasa. Namun Bunda dan Ayah tidak perlu khawatir lagi. Yuk simak 3 barang yang wajib dibawa saat bepergian dengan si Kecil!

Baju hangat dan obat-obatan pribadi
Beberapa destinasi wisata, misalnya di daerah pegunungan, mempunyai suhu yang berbeda dengan di perkotaan. Perbedaan suhu ini terkadangan memaksa tubuh untuk kembali menyesuaikan diri. Mungkin bagi orang dewasa seperti Bunda dan Ayah, hal ini bukan menjadi masalah. Namun bagi si Kecil, perubahan suhu yang terjadi secara tiba-tiba dapat membuat daya tahan tubuhnya menurun.

Untuk mengatasi suhu drastis ini, Bunda dan Ayah dapat membawa selimut untuk menjaga si Kecil yang rentan dengan suhu yang dingin. Siapkan pula baju hangat seperti jaket tebal untuknya. Bila perlu, berikan juga ia sarung tangan, kaus kaki, dan topi agar tangan, kaki, serta kepalanya dapat terjaga dengan hangat. Selain dengan memakai pakaian hangat, Bunda dan Ayah juga dapat memberikan minyak seperti minyak telon untuk menjaga kehangatan tubuhnya.
Mainan dan cemilan

Perjalanan menuju destinasi wisata yang jauh dari rumah terkadang membuat anak menjadi rewel. Anak-anak yang sedang di masa aktif-aktifnya tentu dapat cepat mengalami kebosanan, apalagi harus berlama-lama duduk diam. Agar mengurangi resiko anak rewel akibat bosan di perjalanan, Bunda dan Ayah bisa memberinya cemilan atau mainan-mainan yang menarik.

Pilihlah cemilan yang sehat dan mudah untuk dimakan di perjalanan. Hal ini dilakukan agar selama perjalanan, cemilan yang ia makan tidak tumpah dan mengotori sekitarnya. Namun, batasi juga pemberian cemilan pada anak agar ia tidak kekenyangan dan tetap makan asupan utamanya.
Pilihlah juga mainan yang tidak membosankan sekaligus dapat mengembangkan keterampilannya. Permainan dalam bentuk aplikasi smartphone kini hadir dengan berbagai tantangan yang dapat membuat anak tertarik untuk memainkannya. Batasi pemakaian smarphone pada si Kecil dengan menggunakan mainan blok seperti Lego.

Tas kecil anti air
Destinasi wisata yang berhubungan dengan air seperti pantai, kolam renang, dan laut memang selalu menyenangkan, apalagi ketika cuaca sedang cerah. Namun destinasi-destinasi wisata ini biasanya memunculkan kekhawatiran pada barang-barang yang menjadi mudah basah. Padahal setelah bermain air seharian, pastinya membutuhkan baju ganti yang kering agar tidak masuk angin.
Untuk mengatasinya, coba gunakan tas kecil anti air saat sedang menemani si Kecil bermain air. Tas kecil akan sangat praktis digunakan untuk membawa keperluan si Kecil saat bermain. Bahan anti air pada tas juga akan membuat Bunda terlepas dari resiko baju ganti anak menjadi basah.

Itu tadi 3 barang yang wajib dibawa saat pergi liburan bersama dengan si Kecil.
5
Lain-lain / Cara Tukar Poin Frisian Flag dengan Berbagai Mainan Edukatif Anak
« Last post by BuAntha on December 13, 2018, 11:46:50 AM »

Setidaknya, ada 2 cara menukar poin frisian flag yang bisa Bunda lakukan lho. Sudah tau belum? Jadi, penukaran poin bisa dilakukan via SM dan via online di https://www.ibudanbalita.com/poin123/tukarhadiah. Keduanya sama-sama mudah kok.  asalkan tau caranya, Bunda dapat memiliki kesempatan istimewa untuk bisa memperoleh berbagai bonus yang sangat menarik.

Diantara berbagai hadiah atau bonus yang ditawarkan, ada mainan dan educational kit yang sepertinya menjadi salah satu benda wajib untuk mendukung tumbuh kembang anak ya  Bunda. Apalagi, anak-anak yang ada periode emas atau golden age. Dimana, bermain merupakan salah satu aktifitas, yang tak hanya menyenangkan, namun juga dapat memberikan pelajaran baru bagi mereka, dengan cara yang sangat asyik.

Manfaat Bermain Bagi Anak
Apa sih pentingnya bermain bagi anak? Banyak sekali lho ternyata manfaat bermain, apalagi untuk anak yang memasuki usia aktif. Pada anak usia 1-6 tahun, bermain adalah dunianya. Dimana, dengan bermain, mereka dapat dengan bebas meluapkan segala ekspresi yang ada didalam dirinya. Tak heran, jika anak satu dan yang lain, memiliki caranya tersendiri dalam menginterpretasikan sebuah permainan. Karena bermain, juga dapat mengasah karakter, yang sebenarnya sudah menjadi bawaan lahir si kecil.

Setidaknya ada 5 manfaat bermain, yang tak dapat di elakkan. Pertama, bermain mampu mengasah kemampuan motorik dan kognitif anak. Melakukan aktifitas fisik memang mampu melatih setiap gerakan tubuh pada anak. Khususnya kemampuan motoriknya,baik halus maupun kasar. Pada anak usia 1-5 tahun, hal ini sangat penting, agar anak mampu mengendalikan seluruh kerja otot yang ada pada tubuh dengan sangat baik. Seperti berlari, memanjat, melompat dan menari dimana semua aktifitas tersebut memerlukan keseimbangan dan kekuatan tubuh yang perlu dilatih.

Untuk kemampuan kognitif, bermain merupakan salah satu cara anak untuk mengasah kemampuan daya pikirnya. Dengan bermain, ia akan belajar memandang suatu masalah dan mencari solusinya. Mungkin terlihat sepele, namun ini merupakan bekal penting agar anak dapat tumbuh menjadi anak yang mandiri.

Yang kedua, bermain dapat melatih prikologi anak. Hal ini menyangkut kemampuan bersosialisasi, beradaptasi, dan berempati. Anak yang lebih banyak bermain tentu akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, dan mampu menganggap semua hal baru yang ia temui menjadi sebuah permainan baru pula. Selain itu, jika ia sering diajak bermain di luar lingkungannya, maka ia akan bertemu dengan orang-orang baru. kemudian, ia akan mulai belajar berinteraksi dan tau bagaimana ?rasanya? berbagi. Entah itu berbagi mainan, makanan, tempat, atau yang lainnya. hal semacam ini dapat mengasah kepekaan pada anak lho Bunda.

Yang ketiga, dengan bermain anak akan mampu mengasah kreatifitas. Mungkin, Bunda terkadang bingung, apa sih yang sedang si kecil lakukan? Bunda, ia sedang ada di dunianya, dan semua yang ada disekitarnya adalah sarana bermain yang menyenangkan sekali  buatnya. Meskipun bagi orang dewasa semua yang ia mainkan terlihat abstrak, namun cukup mengasyikan kok buat anak-anak. Jadi, jangan marah jika rumah mendadak menjadi ?camp? dadakan ya. karena, dengan bermain, anak dapat mengeksplorasi apa saja yang ada di lingkungan sekitarnya. Dan ini dapat mengasah kreatifitasnya.

Yang ke empat, mengasah minat bakan anak melalui sebuah permainan. Ada banyak permainan yang dapat digunakan untuk mengasah bakat anak lho Bunda. Seperti alat tulis dan melukis, yang mampu mengasah minat dan bakatnya dibidang seni. Ada juga lego, puzzle, pasir mainan, plastisin, dan lain sebagainya. Jika diamati, diantara banyaknya mainan yang ia miliki, pasti ada satu atau dua yang menjadi kesenangannya. Nah, jika diasah terus, bukan tak mungkin bisa menjadi suatu bakat yang dapat dikembangkan lho.

Dan yang terakhir, bermain juga dapat mempererat ikatan emosional antara anak dan orang tua lho Bunda. Ketika Bunda mau meluangkan waktu untuk bermain dengan anak, maka ada banya manfaat yang dapat diperoleh olehnya. Diantaranya, ia akan tampil menjadi anak yang lebih percaya diri, ceria dan menyenangkan.

Mainan Apa Saja Yang Bisa Dipilih Dalam Bonus Frisian Flag?
Nah, mumpung ada satu kesempatan untuk mendapatkan berbagai mainan edukatif dari frisian flag, maka Bunda wajib tau cara tukar poin frisian flag ya. bagi Bunda yang menggunakan handphone barbasis android, ios atau semacamnya, Bunda bisa melakukan penukaran via online melalui website resmi Ibu dan Balita. Disana nanti, Bunda akan mendapat beragam informasi yang sangat berguna, baik untuk mendukung tumbuh kembang si kecil, juga berbagai tips seputar kesehatan. Ingin cara yang lebih sederhana? Maka Bunda dapat langsung mengirimkan sms ke nomer yang juga tertera dalam situs resminya tersebut, lengkap dengan format sms nya.

Jika pada periode sebelumnya, ada berbagai mainan yang dapat ditukan dengan bonus tertentu, seperti print ball, atau bola yang didesain dengan gambar cetak yang sangat lucu, sekarang diperiode 4 ini, ada beberapa tambahan bonus baru yang tak kalah menggemaskan lho. yaitu, ada meja mini yang dilengkapi dengan mainan musiknya.

Cara menukar poin frisian flag untuk hadiah ini mudah. Jadi, setelah Bunda membeli berbagai produk frisian flag, seperti frisian flag 123, frisian flag 456 dan frisian flag mama, jangan langsung dibuang kemasan dus nya ya. dibalik kemasan tersebut ada kode poin, yang dapat Bunda tabung terlebih dulu. Nah, setelah terkumpul dalam jumlah khusus, maka baru dapat ditukarkan dengan hadiah yang Bunda dan si kecil inginkan. Misal, untuk sebuah table musical learning ini, Bunda harus menabung poin hingga mencapai 2300 poin. jadi, segera kumpulkan poinnya, dan segera tukarkan. Karena jumlah stoknya hanya 35 saja.

6
Oleh: Melarissa Sjarief



Memiliki sebuah keluarga itu merupakan tahapan baru lagi dalam kehidupan tiap orang! Eits, tapi buat kamu yang barusan mengikat janji suci, udah tahu belum kira-kira pengen punya berapa anak?

Dua anak itu paling pas, bro n sis! Ini dia tujuh alasannya.

1. Pertahanannya pas.

Maksudnya? Kalau kedua anakmu sama-sama lagi marah dan nggak bisa diam, terus berteriak-teriak dan menangis... Repot juga. Tapi kamu punya pertahanan yang pas, istri bisa menenangkan satu dan suami bisa menangani satunya. Hihi, pas kan?


2. Isi di dalam mobil pas.

Yang duduk di depan kamu dan pasangan, sedang di belakang dua buah hatimu! Bahkan masih ada tempat lowong supaya mereka lebih nyaman.


3. Liburan nggak terlalu mahal.

Semua emang tergantung kemampuan finansial tiap orang, tapiii.. kalau kamu punya dua anak ada banyak promosi liburan untuk liburan yang berisikan empat anggota keluarga. Family room juga biasanya untuk diisi empat orang. Lumayan kan!


4. Anak bisa dekat dengan saudaranya.

Bukan berarti kalau tiga anak mereka nggak bisa dekat, tapi terkadang bisa aja dua saudara menyerang satu saudaranya. Bisa lho berpotensi kayak gitu! Tapi kalau dua ya mereka cuma punya satu sama lain, jadi harus rukun!


5. Nggak perlu baby-sitter.

Kalau kedua anakmu berbeda usia cukup jauh, si sulung bisa kamu delegasikan tugas menjaga sang adik. Nggak perlu susah-susah bayar baby-sitter...


6. Bisa menghabiskan waktu banyak dengan masing-masing.

Setiap orang tua perlu menghabiskan waktu dengan masing-masing anak mereka. Dengan hanya dua anak, kamu bisa memiliki waktu lebih banyak dengan mereka.


7. Anak-anak bisa sharing kamar.

Kalau punya dua anak, mereka bisa saling berbagi kamar. Sedangkan kalau lebih dari dua, biasanya kamu harus menyediakan satu ruangan khusus lagi untuk kamar anak.


Nah, itu dia beberapa alasan buat jadi pertimbanganmu. Tapi kalau memang kamu sudah berencana untuk punya anak lebih dari dua, sah-sah aja kok! The more the merrier perhaps?



Sumber Artikel : https://www.idntimes.com/life/relationship/
7
Makanan menjadi asupan berharga bagi perkembangan otak anak. Pemberian makanan ini harus disesuaikan dengan kemampuan sistem pencernaan anak. Kemudian, kandungan nutirsinya haruslah seimbang sehingga makanan yang diberikan bisa bermanfaat.

Jangan pernah anggap remeh makanan. Kadang, bunda hanya memberikan makanan apa saja. Yang penting si kecil tidak merasa lapar. Ini adalah kesalahan yang harusnya dihindari.

Tidak cermatnya bunda dalam memberikan asupan gizi hanya akan memunculkan sejumlah permasalahan. Khususnya permasalahan pada tumbuh kembangnya. Ini meliputi perkembangan otak, pembentukan tulang, dan pembentukan sel ataupun jaringan tubuh.

Menyadari pentingnya makanan sebagai penunjang pertumbuhan anak, sudah semestinya bunda lebih cermat dalam memilih makanan si kecil. Nah, disini kami akan bagikan apa saja jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh anak. Khususnya anak yang masih berusia 1 tahun ke atas.

Peranan Makanan Dengan Perkembangan Otak
Kesuksesan bunda dalam mengasuh anak terlihat dari seberapa hebat anak di masa depan. Meskipun waktunya masih lama, tetapi bunda tidak bisa santai. Bunda perlu mempersiapkan anak sejak kecil. per3siapan ini penting untuk bekalan hidup anak di masa mendatang.
Persiapan ini berhubungan dengan pola asuh yang baik. Pola asuh yang benar akan membuat anak semakin hebat. Bahkan, bakat dan kemampuannya akan terlihat saat usianya masih kanak-kanak.

Perlu diingat bahwa pertumbuhan dan perkembangan anak akan terus berlangsung. Dan perkembangan ini terlihat sangat cepat di masa kanak-kanak. Ini dibuktikan dengan kondisinya yang belum mengenal apa-apa selain digendong bunda, sampai si kecil mampu mengetahui banyak hal di usianya yang menginjak 1 tahunan ke atas.

Tingginya juga ideal, dan beratnya menjadi proporsional. Keduanya menjadi indicator jika pertumbuhannya sangat maksimal. Dan ini adalah hasil yang membanggakan dari pola asuh yang bunda lakukan.

Nah, pertumbuhan yang optimal ini jelas tidak datang dengan sendirinya. Bunda butuh berbagai faktor untuk menunjangnya. Yang paling utama adalah makanan. Makanan mengandung sejumlah gizi. Gizi ini dibutuhkan oleh tubuh anak. Yaitu untuk menunjang pertumbuhannya.

Pertumbuhan anak akan terus meningkat dengan terbentuknya sel/jaringan tubuh. Ini mencakup seluruh tubuh. Mulai dari pembentukan otot, tulang, sampai jaringan di seluruh tubuh. Termasuk sel/jaringan otak.

Dan perlu diingat bahwa masa kanak-kanak adalah masa keemasan dimana perkembangan otak anak meningkat sangat pesat. Tidak tanggung-tanggung, perkembangannya mencapai 80%. Semakin dewasa, pembentukan otak ini akan semakin kecil presentasenya.

Melihat fakta ini, jelas sangat disayangkan bila bunda tidak memaksimalkan waktu tersebut. Cara memaksimalkannya adalah dengan menyediakan Asupan makanan yang sehat dan berimbang.

Selain makanan, bunda juga perlu mengasah keterampilan yang dimiliki oleh anak. Stimulasi setiap saat sangat diperlukan. Gunanya jelas untuk meningkatkan kemampuannya. Atau lebih tepatnya mengajarkannya banyak hal yang akan bermanfaat bagi anak kedepannya.

Makanan Yang Baik Untuk Menunjang Pertumbuhan Otak Anak
Memang seharusnya bunda perlu memaksimalkan waktu keemasan anak. Jika keterampialn anak telah dipersiapkan sejak awal, maka anak akan terlatih di masa mendatang. Anak akan menjadi semakin cerdas, serta mampu menjadi pribadi yang sukses.

Dan makanan yang kaya akan kandungan gizi wajib disediakan. Khusus untuk menu makan anak 1 tahun yang bisa menunjang pertumbuhan otak, bunda bisa mengintipnya di bawah ini.

Yang pertama adalah daging merah. Daging merah merupakan jenis makanan yang sangat baik untuk anak 1 tahun. Makanan ini mengandung zat besi. Zat besi ini akan membantu darah dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh sel tubuh.

Pendistribusian maksimal ini memungkinkan sampai pada sel otak. Alhasil, fungsi otak anak juga lebih optimal.

Yang kedua adalah ikan salmon. Ikan salmon juga sangat baik untuk diberikan pada anak. Menu yang satu ini mengandung gizi yang lebih lengkap. Diantaranya adalah protein, kalsium, magnesium dan lemak essensial.

Ini berarti bahwa ikan salmon punya manfaat khusus untuk menunjang pertumbuhan si kecil. Bahkan, bisa meningkatkan perkembangan otak anak lantaran adanya lemak essensial.

Selain makanan di atas, bunda juga butuh dukungan makanan yang mengandung sumber gizi. Baik itu kalsium, protein, mineral, vitamin dan lain sebagainya. Kesemuanya bisa didapatkan dari aneka jenis makanan sehat seperti buah dan sayur.

Yang paling penting, bunda perlu menyediakan makanan yang kaya akan kandungan omega 3 dan 6. Karena kandungan nutrisi inilah yang akan bekerja untuk memaksimalkan perkembangan otak.

Berapa Kali Anak Usia 1 Tahun Diberikan Makanan?
Bagi anak usia 1 tahunan, anak sudah bisa dibiasakan dengan makanan padat. Namun begitu, pastikan jika menu yang disajikan mudah untuk dikunyah, ditelan dan dicerna. Tujuannya agar makanannya bisa bermanfaat bagi pertumbuhan anak.

Untuk pemberian makanan ini, bunda sudah bisa memberikan asupan makanan 3 kali dalam sehari. Pemberian makanan seperti ini cukup tepat karena anak sudah mulai sangat aktif layaknya orang dewasa.

Sementara di sela-selanya, bunda bisa menyisipkan beberapa jenis camilan sehat. Camilan ini digunakan untuk menghilangkan rasa lapar setelah bermain di dunianya. Camilan ini bisa dibuat dari buah-buahan dan lain sebagainya.

Camilan ini juga bisa mengisi hilangnya sumber nutrisi akibat digunakan oleh anak. Misalnya untuk mengembalikan energi sehabis beraktifitas. Sampai mengembalikan cairan yang hilang.

Dan yang paling utama, variasakan jenis makanan setiap kali jam makan tiba. Variasi makanan akan membuat anak menjadi tidak pemilih. Jadinya, sumber gizi yang dibutuhkan lebih mudah tercukupi dibandingkan yang pemilih.

Kesimpulannya, pilihlah makanan yang kaya akan kandungan sehat dan berimbang, serta variasikan makanan agar anak terbiasa untuk mengkonsumsi jenis-jenis makanan sehat. Dengan tercukupi asupan gizinya, perkembangan otak anak akan semakin meningkat.

Sumber: https://www.ibudanbalita.com/artikel/
8
Tumor / Inilah Detail yang Terjadi di Setiap Tahap Stadium Kanker Payudara
« Last post by yeobeseyo on November 29, 2018, 05:01:01 PM »
Oleh : Shelly Salfatira

Berdasarkan data dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia, kasus kematian karena kanker payudara di Indonesia telah melampaui jumlah kasus kematian karena kanker mulut serviks. Jumlah pasien kanker payudara baik rawat inap maupun rawat jalan di seluruh rumah sakit mencapai angka 21.014 dengan kasus kematian 21,5 per 100 ribu penduduk.

Data ini tentu sangat mengkhawatirkan. Meski begitu, sesungguhnya angka harapan hidup pasien kanker payudara cukup tinggi bila ditemukan dan segera ditangani pada stadium awal. Sayangnya, hampir 70 persen diagnosis baru ditemukan pada stadium lanjut ketika peluang untuk sembuh justru semakin kecil.

Perlu diketahui, yang dimaksud dengan kanker adalah jaringan tumor yang bersifat ganas. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh penderita kanker payudara dalam setiap tingkat alias stadiumnya? Berikut ini penjabaran selengkapnya!

1. Stadium 0

Kanker payudara pada stadium 0 bersifat tidak invasif. Artinya, sel-sel kanker masih belum menyebar ke bagian lain. Jaringan tumor ganas ini dimulai dari kelenjar susu dan menetap di sana.


2. Stadium I

Pada tahap ini, sel-se kanker telah berinvansi alias menyebar masuk ke dalam jaringan payudara yang sehat. Stadium ini juga dibagi lagi ke dalam dua buah sub, yakni stadium 1A dan stadium 1B.

Penderita dikategorikan telah memasuki stadium 1A bilamana:

- Sel-sel kanker telah menyebar ke dalam jaringan lemak payudara.
- Jaringan tumornya sendiri mempunyai ukuran diameter tidak lebih dari 2 cm atau dalam beberapa kasus tidak ditemukan tumor.

Penderita dikategorikan telah memasuki stadium 1B bilamana:

- Tidak ditemukan tumor, tetapi sel-sel kanker telah membentuk kluster dengan ukuran diameter mencapai 0,2 sampai 2 mm. Kluster ini juga bisa berada di dalam kelenjar getah bening.
- Tumor dengan ukuran tidak lebih besar dari 2 cm tumbuh di dalam payudara bersama dengan kelompok sel kanker dengan ukuran 0,2 sampai 2 mm yang berkembang di dalam kelenjar getah bening.


3. Stadium II

Seperti pada stadium sebelumnya, penderita yang telah memasuki stadium ini juga dibedakan menjadi stadium 2A dan 2B.

Penderita dikategorikan memasuki stadium 2A bilamana:

a) Tidak ditemukan tumor yang tumbuh di dalam payudara, tetapi sel-sel kanker dengan ukuran lebih dari 2 mm berkembang di 1 hingga 3 kelenjar getah bening aksila yang berada pada dan di sekitar ketiak atau kelenjar getah bening dekat tulang dada.
b) Ditemukan tumor pada payudara dengan ukuran di bawah 2 cm yang telah menyebar hingga kelenjar getah bening aksila.
c) Ditemukan tumor berukuran 2 hingga 5 cm tetapi tidak menyebar ke kelenjar getah bening.

Penderita dikategorikan memasuki stadium 2B bilamana:

a) Ditemukan tumor berukuran 2 hingga 5 cm yang tumbuh di kelenjar getah bening bersama dengan kluster atau kelompok sel-sel kanker. Kelompok sel kanker ini berukuran 0,2 hingga 2 mm.
b) Ditemukan tumor berukuran 2 hingga 5 cm dan sel-sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening aksila atau kelenjar getah bening dekat tulang dada.
c) Ditemukan tumor berukuran lebih dari 5 cm, tetapi tidak ada sel-sel kanker yang menyebar di kelenjar getah bening aksila.


4. Stadium III

Berbeda dari sebelumnya, subkategori untuk stadium 3 penderita kanker payudara dibedakan menjadi tiga, yakni 3A, 3B, dan 3C.

Penderita dikategorikan memasuki stadium 3A bilamana:

a) Tidak ditemukan tumor pada payudara, tetapi adanya tumor dan sel kanker di 4 hingga 9 kelenjar getah bening atau kelenjar getah bening di dekat tulang dada.
b) Ditemukan tumor dengan diameter lebih dari 5 cm dan kelompok-kelompok sel kanker pada kelenjar getah bening dengan ukuran 0,2 hingga 2 mm.
c) DItemukan tumor lebih dari 5 cm dan kanker menyebar ke 1 hingga 3 kelenjar getah bening aksila atau kelenjar getah being dekat tulang dada.

Penderita dikategorikan memasuki stadium 3B bilamana:

1) Ditemukan tumor dalam berbagai ukuran dan menyerap ke dalam dinding dada atau kulit payudara dan menyebabkan pembengkakan. Penyebaran ini juga mungkin terjadi pada 1 hingga 9 kelenjar getah bening aksila atau kelenjar getah bening dekat dada.
Pada saat kanker telah menyebar ke dalam dinding dada maupun kulit payudara, penderita bisa mengalami peradangan kanker payudara. Adapun gejala yang dihasilkan antara lain:
- warna kulit sekitar payudara menjadi merah
- pembengkakan pada payurdara
- payudara terasa lebih hangat yang tidak natural

Penderita dikategorikan memasuki stadium 3C bilamana:

a) Tidak ada tumor pada payudara, atau tumor dengan ukuran berapa pun bisa menyebar ke dalam dinsing dada atau kulit payudara. Kanker bisa ditemukan dalam 10 atau lebih kelenjar getah bening aksila.
b) Kanker menyebar ke kelenjar getah bening penderita di atas atau di bawah tulang selangka, kelenjar getah bening aksila, atau kelenjar getah bening dekat tulang dada.


5. Stadium IV

Tidak hanya pada kelenjar getah bening, penyebaran kanker pada penderita stadium 4 juga pada organ-organ tubuh lainnya. Adapun stadium ini merupakan stadium tertinggi dari tahap perkembangan sel-sel kanker payudara.

Level ini juga disebut sebagai kanker payudara sekunder atau metastatik. Stadium 4 kanker payudara biasanya sudah mencapai tahap komplikasi karena sel-sel kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk alat-alat vital seperti paru-paru dan barisan tulang belakang.

Umumnya, pengobatan untuk mengatasi kanker payudara merupakan kombinasi kemoterapi, radiasi, dan operasi. Selain itu, terapi hormon juga diberikan jika memungkinkan.


Semakin cepat penanganan dilakukan pada tahap awal, semakin besar kemungkinan untuk bertahan hidup. Untuk itu, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter bila menemui keganjalan. Di samping itu, rutin pula untuk melakukan pengecekan sendiri terhadap kondisi payudara melalui SADARI (periksa payudara sendiri) setiap sebulan sekali.



Sumber Artikel : www.idntimes.com/health/fitness/
9

Mengetahui tahapan tumbuh kembang anak tentu sangat menyenangkan bagi orang tua, apalagi dengan perkembangan anak 1 tahun yang sedang lucu-lucunya. Sudah pasti para orang tua akan gemas sekaligus sibuk dengan kelakuan anaknya yang semakin aktif. Kebanyakan anak di usia 1 tahun akan mulai mengenali diri sendiri dan tertarik dengan lingkungan di sekitarnya. Semua ini merupakan tanda-tanda jika anak sudah mulai berkembang.

Perkembangan Fisik Anak di Usia 1 Tahun
Fisik anak pasti akan berkembang seiring dengan pertumbuhannya, Anda tentu dapat melihat perkembangan tersebut. Perkembangan ini ditandai dengan adanya perubahan pada tubuh anak. Seperti berat badannya yang semakin naik serta ukuran tubuhnya yang juga semakin tinggi. Hal ini karena pertumbuhan tulang anak yang semakin besar dan panjang.

Pada umumnya anak usia 12 bulan memiliki berat badan antara 7 hingga 10 kg dengan tinggi yang mencapai 70 sampai 77 cm. Namun jangan khawatir jika anak Anda belum mencapai angka ini, karena perkembangan anak memang berbeda-beda. Hal ini juga dapat dipengaruhi dari faktor genetik dan nutrisi yang didapatkan anak.

Tanda yang lain dari segi fisik juga dapat dilihat dari keinginan dan kemampuan anak untuk berjalan. Di usianya yang menginjak 1 tahun anak akan mulai merangkak, berdiri dan berjalan meskipun masih menopang pada dinding atau benda lain. Karena itu, anak usia ini akan lebih suka berkeliaran mengelilingi ruangan dan sulit untuk diam.

Pada mulanya anak akan berusaha berdiri lalu mulai berjalan tertatih dengan pegangan pada benda yang mampu menopangnya. Ini tentu perkembangan anak 1 tahun yang ditunggu-tunggu oleh orang tua. Jika anak sudah bisa berjalan beberapa langkah tanpa penopang itu berarti tidak lama lagi anak akan mampu berjalan atau bahkan berlari dengan baik.

Perkembangan Akal Pada Anak Usia 1 Tahun
Ketika anak berusia 12 bulan, ia akan mulai menyadari keberadaan dirinya dan seberapa menariknya lingkungan disekitar. Karena pada bulan ini memori anak sudah memasuki tahapan perkembangan sehingga mampu mengenali beberapa hal. Usia ini adalah masa yang tepat untuk mengenalkan anak pada bentuk dan warna, meskipun anak masih membutuhkan waktu lebih lama.

Pada usia ini anak memang sudah mulai tumbuh kesadarannya, tetapi ia masih belum bisa memahaminya. Anak hanya fokus dengan apa yang terjadi sekarang jadi percuma saja jika Anda memperingatkan padanya tentang suatu yang akan terjadi akibat kelakuannya. Anak juga sudah bisa merespon beberapa perintah sederhana yang diberikan padanya meskipun belum sepenuhnya memahami.

Ketertarikan anak pada lingkungan yang ia lihat juga merupakan perkembangan balita 1 tahun yang wajar. Anak mulai memiliki rasa penasaran terhadap sesuatu yang ada disekitarnya bahkan akan berusaha mencari tahu. Di masa ini anak juga mulai sadar dengan keberadaan dirinya pada lingkungan tersebut sehingga lambat laun ia akan mengetahui perannya.

Jika anak Anda mulai mengajak bermain seperti menunjuk suatu barang itu berarti anak sudah mulai tahu jika ia mempunyai kemampuan melakukan sesuatu. Anda juga tidak perlu marah saat anak mulai nakal atau sering mengajak bercanda, karena hal ini menunjukkan bahwa anak sedang ingin mengetahui suatu hal meskipun ia juga tidak tahu caranya.

Perkembangan Emosional Anak Pada Usia 1 Tahun
Perkembangan anak 1 tahun juga berdampak pada emosi anak masih belum stabil, ia bisa tertawa hanya dengan melihat sesuatu yang sederhana. Ia juga bisa tiba-tiba menangis karena takut atau malu saat bertemu dengan orang yang baru dilihatnya. Ini merupakan tahap awal anak belajar tentang perasaannya saat bersosialisasi dengan lingkungan.

Anak biasanya akan rewel atau menangis saat ditinggal pergi orang tua atau seseorang yang dikenalnya. Hal ini karena ia masih takut untuk sendirian, meskipun sudah merasa percaya diri berjalan ke tempat lain. Jadi wajar saja jika anak yang sedang merangkak sering menengok kebelakang, hal itu dilakukannya untuk memastikan bahwa Anda tidak berada jauh darinya.

Dalam perkembangan anak usia 1 tahun, Anda juga bisa melihat sifat keras kepala pada anak seperti kerasnya ia berusaha melakukan suatu pekerjaan sendiri tanpa bantuan orang lain. Selama tidak berbahaya maka Anda tidak perlu terlibat dengan apa yang dilakukannya. Biarkan anak melakukan sendiri apa yang ia mau kecuali jika ia meminta bantuan pada Anda.

Menjadi hal biasa jika anak-anak tidak mau berbagi atau bertengkar dengan temannya saat bermain. Ia mungkin bisa memukul, berebut mainan atau berkelakuan yang tidak menyenangkan saat bermain bersama. Ini masih wajar karena anak ingin tahu tentang apa itu sebab-akibat, Anda hanya perlu berbicara padanya bahwa yang ia tidak boleh melakukan hal itu.

Perkembangan Aspek Bahasa Pada Anak 1 Tahun
Anda perlu tahu saat anak berusia 1-5 tahun ia sedang dalam masa emas tumbuh kembang. Otak anak di usia ini sedang sibuk-sibuknya mengingat banyak hal, jadi usaha Anda untuk berbicara pada anak tidak sia-sia meskipun anak hanya membalas ucapan Anda dengan bahasa yang hanya ia mengerti. Karena otaknya akan berusaha mengingat setiap kata benda yang ia dengar dan menyesuaikannya dengan hal tersebut.

Kebanyakan anak usia ini lebih sering berceloteh dengan bahasanya sendiri, sesekali ia juga akan mengikuti ucapan orang lain yang ia dengar. Suara-suara lucu yang dikeluarkan anak usia 1 tahun saat bermain terdengar seolah-olah ia sedang mengajak mainan tersebut bicara, tentu ini memancing gelak tawa orang-orang yang mendengarnya.

Dalam masa perkembangan anak 1 tahun memang seringkali membuat para orang tua pusing atau bahkan stres dengan kelakuan anak yang sangat rewel dan tidak mau diam. Orang tua pasti turut sibuk mengawasi aktifitas anaknya yang tiada henti, seakan-akan anak tidak pernah lelah. Namun meskipun begitu, orang tua pasti akan terhibur dengan kelakuan lucu yang diciptakannya.
10
Lain-lain / Enak-enak Makan Lalu Mulut Kegigit, Ini Alasannya Kenapa Bisa Begitu
« Last post by yeobeseyo on November 21, 2018, 04:56:03 PM »
Oleh : Bayu D. Wicaksono


Pernah mengalami menggingit lidah atau dinding mulutmu sendiri? Itu bisa dibilang hal yang lumrah. Banyak dari kamu yang sudah berusaha makan dengan santun dan hati-hati, tapi tiba-tiba aduuhh!! Kamu menggigit lidah atau dinding mulutmu sendiri. Kenapa seakan kamu kehilangan kontrol dan mencelakai bagian tubuhmu sendiri? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan selengkapnya!

1. Salah satu penyebab paling umum lidah atau dinding dalam pipimu sendiri tergigit adalah mengunyah terlalu cepat dan emosi berlebihan

Berdasarkan diskusi para ahli di Quora, ketika kamu sedang dalam kondisi emosi berlebihan, stres akan menyebabkanmu kehilangan konsentrasi. Cara kerja mulutmu bukan dengan syaraf refleks yang mampu menghindarkanmu dari gerakan tidak diinginkan, tapi lebih pada apa yang kamu pikirkan. Sehingga kondisi pikiranmu akan sangat berpengaruh.

Jika ada mitos yang mengatakan bahwa penyebab kamu menggigit bagian mulutmu sendiri adalah seseorang mengutukmu atau terkena nasib buruk, kesampingkan dulu pikiran itu. Walau bagaimana pun, itu hanya mitos yang beredar, karenanya kita akan membahas penyebab dan solusinya secara ilmiah.


2. Penyebab yang cukup jarang tapi bisa memungkinkan adalah karena terjadinya gesekan, akibat mulut kita terlalu kering

Ketika kamu sedang mengunyah, gigimu sesekali akan menyentuh bagian dinding dalam pipimu, karena dinding dalam pipimu adalah yang membuat makananmu tetap berada dalam zona kunyahan. Lidahmu juga sesekali akan bergerak melewati antara kedua rahangmu karena lidahmu lah yang memindah-mindahkan posisi makanan di mulutmu. Ini semua bisa terjadi dengan lancar karena kondisi mulut yang licin akibat ludah yang dihasilkan kelenjar air liurmu.

Lubrikasi alami sangat dibutuhkan agar proses mengunyah makananmu lancar. Meskipun begitu, proses mengunyah dapat mengalami masalah karena lubrikasi mulutmu bisa mengering. Ya, mulutmu bisa mengering di tengah kamu sedang makan. Apalagi kalau kamu memakan makanan penyerap kelembaban dalam jumlah banyak misalnya roti, kue, gorengan dan makanan lain yang hydrophobic. Kalau makanannya kering sekaligus berminyak, kamu akan dengan cepat membuat mulutmu kering. Inilah yang menyebabkan kamu kesakitan ketika gigimu mengatup menjepit lidah atau dinding dalam pipimu.


3. Salah satu penyebab lainnya adalah posisi tulang belakang yang tidak sejajar, yang menyebabkan rahangmu berpindah dari posisi asalnya

Menurut penjelasan Dr. Tanvi Desai, D.C., dilansir dari alphasciencecenter.com, posisi tulang belakang berada tepat di belakang rahang (terutama mandibula). Ketika tulang belakang ini tidak sejajar, akan terbentuk ruang antara tulang belakang dengan rahang, sehingga rahang akan berpindah dari posisi semula untuk menciptakan ruang tersebut, seiring rahang terbuka. Ketika kita berbicara atau mengunyah, kedua rahang akan memungkinkan terbentuk posisi zig-zag, sehingga akan membuat kita tidak sengaja menggigit lidah atau bagian dalam pipi kita.


4. Dengan semua penyebab gigitan lidah dan dinding mulut di atas, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegahnya, salah satunya adalah duduk tegak

Sebelum kamu berbicara atau mengunyah, pastikan kamu menenangkan diri terlebih dahulu dan emosimu berada dalam kondisi stabil. Agar kamu tidak menggigit dirimu sendiri akibat emosi. Untuk mencegah gigitan yang disebabkan oleh mulut terlalu kering, minumlah air putih secukupnya sebelum kamu mulai makan. Selingkan waktu santapmu dengan sesekali minum air putih untuk makin mencegah gigitanmu sendiri. Sedangkan untuk mengatasi gigitan akibat tulang belakangmu yang tidak sejajar, pastikan kamu berdiri atau duduk tegak saat berbicara dan duduk juga dengan tegak saat sedang makan.

Jadi itulah kenapa kamu bisa menggigit lidah atau dinding dalam pipimu sendiri. Ternyata memang bukan sesuatu yang random atau sesuai mitosnya, tapi ada penyebab nyatanya. Ternyata pesan-pesan yang diberikan kepada kita saat kecil itu memang banyak manfaatnya ya, seperti rajin minum air putih dan duduk dengan tegak. Semoga kita bisa menjaga kesantunan itu sekaligus selanjutnya terhindar dari menggigit diri kita sendiri lagi.



Sumber Artikel : www.idntimes.com/science/experiment/
Pages: [1] 2 3 ... 10

Database Error

Please try again. If you come back to this error screen, report the error to an administrator.