FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab



Recent Posts

Pages: [1] 2 3 ... 10
1
    Para ibu hamil tentu akan sangat terganggu oleh perasaan yang kurang nyaman. Perubahan suasana hati ini akan mempengaruhi emosi dan aktivitas ibu hamil, kali ini kami akan membahas 
tips ibu hamil yang moodnya mudah berubah-ubah. Masa kehamilan bukan merupakan masa yang mudah yang dilalui oleh para wanita, perubahan hormon dan fisik yang akan mempengaruhi aktivitas ibu hamil. Beberapa diantaranya ibu hamil mengalami sensitif, rewel bahkan keluhan lainnya yang menyebabkan ibu hamil kurang produktif di rumah maupun di tempat kerja.



Kondisi ketidaknyamanan pada ibu hamil akan  diawali pada trimester pertama kehamilan yang ditandai dengan perubahan hormon kehamilan, ibu hamil mengalami morning sickness yaitu kondisi mual dan muntah. Disamping lebih sensitit terhadap bau sehingga menghindari beberapa makanan tertentu. Ketidaknyamanan pada ibu hamil akan berlangsung sampai  masa kehamilan menjelang persalinan datang.  Kondisi dimana wanita hamil mengkhawatirkan segala penampilan.

Lalu setelah perut yang semakin membesar ,keluhan ibu hamil disebabkan karena faktor fisik diantaranya adalah susah tidur dan pegal-pegal. Untuk membuat ibu hamil lebih nyaman dari mulai trimester pertama sampai menjelang persalinan diperlukan cara khusus yang akan membantu ibu hamil. Sama seperti ketika ibu hamil yang mengalami perubahan suasana hati yang dialami oleh ibu hamil pada awal trimester pertama dan menjelang persalinan.

Cara Ibu Hamil Mengatasi Stress atau Depresi
Saat ibu hamil mengalami depresi ,sedih dan tiba-tiba senang ini merupakan reaksi yang sulit untuk diterima oleh diri sendiri. Bahkan beberapa ibu hamil merasakan keterasingan, kurang percaya diri hingga bingung untuk melakukan tindakan ketika sedang hamil. Perubahan emosi yang dialami oleh ibu hamil merupakan kondisi yang normal. Meskipun merupakan kondisi yang normal akan tetapi apabila dibiarkan akan membuat ibu mengalami frustasi.

Sehingga ibu hamil memerlukan cara untuk memahami perasaan yang tidak biasa dirasakannya ini. Suasana hati yang mudah berubah pada awal kehamilan.Dirasakan kembali pada ibu hamil usia kehamilan trimester akhir. Perasaan cemas dan kurang percaya diri menjelang persalinan ini membuat ibu merasa terbebani dan membutuhkan motivasi dari orang terdekat, termasuk suami. Dengan demikian perubahan suasana hati pada ibu hamil dianggap normal karena merupakan perubahan hormon yang sama halnya dengan wanita yang sering mangalami perubahan suasana hati menjelang menstruasi.


Penyebab Perubahan Emosi Dan Tips Ibu Hamil Untuk Mencegahnya
Masa kehamilan yang merupakan tantangan bagi ibu hamil dimana terjadinya perubahan saat hamil, yang lebih emosional dan sensitif dimana kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut ini beberapa penyebab  yang menyebabkan perubahan emosi pada ibu hamil ;

  • Perubahan Hormon
Perubahan hormon yang dialami oleh ibu hamil didukung oleh APA atau American Pregnancy Association dimana tingkat hormon yang berubah sering berdampak pada perubahan suasana hati lebih emosional. Suasana hati akan lebih cepat berubah dibandingkan pada wanita yang tidak hamil. Perubahan emosional terjadi hebat pada trimester awal kehamilan dimana kadar estrogen dan juga progesteron meningkat.

  • Faktor Luar
Selain perubahan suasana hati yang disebabkan karena faktor biologis, faktor lain yang disebabkan karena adanya faktor luar yang menambah emosional. Pemicu ini terkait dengan pengalaman selama kehamilan yang berhubungan dengan kerjasama dengan pasangan,hubungan sosial dan juga faktor ekonomi. Bahkan kecemasan ibu hamil terhadap kelahiran bayi disaat bayi mengalami gangguan fisik atau perkembangan abnormal yang menyebabkan  ibu hamil mengalami emosi yang negatif seperti kesedihan atau kecemasan pada awal kehamilan.

  • Test Selama Kehamilan
Bagi ibu hamil mengalami kemurungan, khawatir atau kecemasan akibat beberapa test yang harus dijalani. Kondisi ini dialami oleh ibu hamil pada minggu ke-15 hingga minggu ke-20 dimana dokter menandai diskrining.Beberapa ibu khawatir akan mengalami kondisi yang buruk untuk janin seperti cacat tabung saraf dan juga syndrom down.

Kekhawatiran ibu semakin terasa ketika ibu menjalani test trimester kedua dengan menggunakan USG. Dimana ibu hamil mencemaskan tumbuh kembang janin, kesehatan ibu dan juga kondisi genetik pada janin. Beberapa test ini yang membuat ibu menjadi cemas dan gugup mengenai hasil dari rangkaian test diatas. Sedangkan apabila dengan hasil  yang baik untuk ibu dan janin maka dapat meredakan kecemasan dan emosi yang positif untuk ibu hamil.

  • Kecemasan Menjadi Ibu Baru
Selanjutnya yang berhubungan dengan mental ibu hamil ketika membesarkan dan merawat bayi setelah persalinan. Kondisi ini seringkali membuat perubahan suasana hati, cemas dan juga membingungkan.

[/list]

Ibu-ibu, hamil memang tidak mudah tetapi tetap semangat ya...  ;)
2
Kesehatan Ibu dan Anak / Re: Berat Badan Anak Naik Terus? Hati-Hati Obesitas
« Last post by melissajose82 on August 10, 2017, 12:50:49 PM »
Oh ya. Pola makan teratur sangat membantu loh bun. Aku baca di sini: nutriclub.co.id/kategori/balita/nutrisi/cegah-obesitas-pada-balita
3
Kesehatan Ibu dan Anak / Re: Bahaya Sembarang Konsumsi Daging Bagi Ibu Hamil
« Last post by melissajose82 on August 10, 2017, 12:48:23 PM »
Bun, ada resep sehat yang bisa dikonsumsi bareng daging. Cobain yuk.
bebeclub.co.id/article/recipe/havermout-daging-panggang-10-12-bulan
4
Kesehatan Ibu dan Anak / Re: Sudahkah Gizi Ibu Menyusui Terpenuhi?
« Last post by melissajose82 on August 10, 2017, 12:41:56 PM »
Thanks for sharing Bun.

Aku mau share pengalamanku juga. Anakku sempat menolak ASI -- agak khawatir juga. Tetapi sejak baca ini jadi membantu. nutriclub.co.id/kategori/bayi/rutinitas/saat-si-kecil-menolak-asi
5
Kesehatan Ibu dan Anak / Sudahkah Gizi Ibu Menyusui Terpenuhi?
« Last post by Ka-Chan on August 09, 2017, 02:25:59 PM »


Gizi ibu menyusui banyak menjadi topik pembahasan dalam dunia kesehatan. Buku yang khusus bahas perawatan ibu kala menyusui sudah tidak cukup dihitung dengan jari. Langkah demi langkah terus disodorkan guna mencapai tujuan mulia menyusui bayi secara ekslusif.
 
Kehadiran buah hati dalam hidup ini memang buat orang tua mana saja luluh hati. Pengorbanan bukan lagi kata asing bagi ayah bunda yang memang sayang anak dari lubuk hati. Bentuk kasih sayang tersebut ditunjukkan dengan mempraktekkan apa saran kesehatan agar asi berkualitas. Ya, sebagai manusia lemah yang masih bergantung penuh pada bunda, air susu ibu sudah pasti menjadi lajur gizi utama.
 
Pertumbuhan anak masih menuntut komitmen orang tua dalam menyediakan air susu ibu. Salah satu cara memperbaiki kualitas tidak hanya perbaikan gizi ibu menyusui lewat makanan namun juga memahami indikator keberhasilan pemenuhan gizi ibu menyusui. Percuma saja berjuang untuk sesuatu yang bahkan orang tua tidak paham tujuan beserta apa batas garis goal itu sendiri.

Makanan bukan sekedar pemuas nafsu belaka. Pepatah mengatakan "apa yang kamu makan mencerminkan siapa diri kamu sebenarnya". Dalam konteks menyusui, tentu saja apa yang bunda santap setiap hari akan tercermin dari bunda. Lho, kok bisa? Ya memang, segala jenis makanan yang masuk ke dalam mulut akan tersalurkan dalam air susu ibu sehingga berubah menjadi nutrisi bagi anak.

Kadang manusia perlu sadar diri sebelum menyalahkan keadaan. Bila hasil periksa dokter tidak menunjukkan hasil memuaskan, seharusnya bunda bisa lebih sadar diri dan memeriksa apa yang salah dengan rutinitas selama ini. Beberapa makanan bisa memperburuk kondisi menyusui, dan beberapa justru menjerumuskan bunda pada lubang tak terlihat sampai anak dinyatakan punya kondisi tak diinginkan.

Tidak, semua gizi belum tentu didapat dari makanan mahal. Faktor uang, ya jelas mempermudah akses pada makanan bergizi, namun bukan berarti alat tukar konvensional ini adalah segalanya. Bawang misalnya. Siapa sih, yang tidak kenal bawang -- sayuran satu ini memang tidak lepas dari perkebunan manapun. Tanah air Indonesia yang cukup subur juga mendukung pertumbuhan bawang dengan harga yang masuk akal.

Bawang putih umumnya digunakan sebagai penyedap rasa, di manapun dan kapanpun. Hidup bawang dalam tanah menjadikan negara manapun terasa seperti rumah. Menyingkap rasa bawang yang cukup ajaib, tersimpan manfaat yang akan membuat bayi dan ibu tersenyum. Diam-diam bawang punya kemampuan menambah asupan air susu ibu ke jalur yang lebih baik.

Contoh kedua, sayur hijau. Pergi ke pasar atau perkebunan mana saja, mustahil melewatkan warna hijauh segar. Rasanya tidak lengkap mata ini kalau tidak lihat warna hijau di Indonesia yang kaya akan alam. Usut punya usut, kemampuan sayuran hijau jangan diremehkan. Bayam, seledri, dan kawan-kawannya kaya akan zat besi, dan asam folat. Jangan kaget, bagi penggemar sayur hijau, air susunya sudah pasti banyak dan penuh dengan gizi.

Mendengar daftar makanan untuk gizi menyusui diatas, tentu tidak ada alasan lagi bagi bunda untuk menyalahkan kondisi ekonomi kala air susu bunda kurang berkualitas. Kalau memang bunda sudah melaksanakan berbagai macam cara perbaiki kandungan gizi air susu ibu, tentu pertanyaan selanjutnya adalah apakah bunda berhasil?

Indikator, atau tolak ukur keberhasilan pemenuhan gizi bisa dilihat dari kesenangan bayi terhadap air susu ibu dan suplai. Ya memang, kekhawatiran umum seputar air susu ibu adalah suplai susu itu sendiri. Mengingat bayi akan secara jujur menyuarakan pendapat lewat bahasa tubuh, tentu tidak sulit bagi bunda mengetahui apakah usaha selama ini sudah cukup atau malah sia ? sia.

Pemberontakan bayi bisa terjadi kalau ternyata air susu ibu tidak enak. Ibarat orang dewasa masuk dalam restoran dan mencicipi makanan tidak enak tentu hawanya kesal dan ingin pergi dari tempat tersebut. Sama dengan bayi. Jika air susu ibu memang tidak ada masalah seharusnya menyusui nyaman serta tidak sakit.

Tahukan bunda? Bayi yang masih berusia 1 bulan kebawah punya indera perasa yang patut diberi tepuk tangan. Sensitifitas yang cukup tinggi menjadikan deteksi rasa akan sesuatu akan sangat akurat. Kalau bunda bisa mendengar air susu ibu masuk dalam tenggorokan bayi, tandanya si kecil memang doyan dan tidak ada masalah, bunda bisa lanjutkan proses menjaga kesehatan selama ini.

Namanya tubuh, dalam usia apapun pasti punya proses yang sama. Makanan masuk dalam tubuh, dengan efisien tubuh memilah mana yang berguna untuk kemudian disalurkan pada bagian pembuangan. Sesi "panggilan alam" atau buang air besar justru menjadi tolak ukur kesehatan yang cukup murah serta mudah. Masuk dalam kamar mandi dan melakukan urusan badan seharusnya bisa digunakan dengan lebih baik.

Cairan dalam bentuk apapun pasti akan keluar dalam bentuk air seni. Bayi yang diberi air susu ibu ekslusif sudah pasti cenderung buang air kecil. Jangan salah, bukan masalah warna air seni, akan tetapi frekuensi buang air kecil. Bayi yang memang doyan air susu ibu, baik karena gizi yang terkandung atau cita rasa dari air susu ibu, pasti sering buang air kecil.

Ngompol, sudah pasti dilakukan oleh bayi. Hanya saja, bayi yang memang sehat dan air susu ibu berkualitas akibat gizi ibu menyusui terpenuhi, pasti buang air kecil minimal tujuh kali dalam sehari.
6
Kesehatan Ibu dan Anak / Re: Waspadai Masuknya Sperma ke Rahim Ibu Hamil
« Last post by Ka-Chan on August 09, 2017, 02:05:07 PM »
oh begitu ya
7
Kesehatan Ibu dan Anak / Re: Tips Merawat Bayi di 3 Bulan Pertama
« Last post by Ka-Chan on August 09, 2017, 02:04:04 PM »
Nice info. Thank you
8


Tanda awal kehamilan untuk perempuan yang mencatat jadwal menstruasi tentu tidak masalah. Hal yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana deteksi kehamilan pada siklus mens tidak teratur. Ada beragam cara mengetahui kehamilan tanpa perlu memahami kapan datang bulan akan tiba. Lagipula tidak semua orang punya jadwal datang bulan tepat, tuhan tentu sudah sangat adil memberi petunjuk kecil sebagai berikut:

1. Perubahan selera makan dadakan

Biasanya gorengan nomor satu, eh mendadak bau gorengan saja sudah bikin muntah. Suami mau ajak makan di restoran favorit malah "kena semprot." Familiar kah bunda dengan kondisi satu ini? 

Selera makan berganti? Ganti tidak hanya bikin khawatir bunda tapi juga pasangan. Berita buruk pasangan dan bunda musti survei ulang untuk kencan, berita baik bisa jadi ada buah hati yang sedang berkembang dalam perut bunda.


2. Kepala berat seperti melayang

Istirahat sudah cukup, kasur juga sepertinya beli baru, dan kerjaan di kantor atau rumah lancar jaya, tapi kok kepala pusing? Jangan-jangan bunda kena penyakit aneh-aneh lagi? Tunggu, jangan langsung panik.

Kepala pusing biasanya tanda terlalu banyak digunakan. Banyak orang mengkaitkan pusing dengan beragam penyakit lain. Bunda bisa berpotensi hamil kalau pusing tidak disertai muntah atau beban stress yang bisa jadi menghantui beberapa hari ini. Pilih obat aman bagi janin bila memang tidak tahan, hanya untuk berjaga saja.


3. Perut kram melilit
 
Perut sembelit dan kram adalah 2 hal berbeda. Kadang, bunda mengkaitkan perut kram dengan datang bulan. Ya, tidak salah juga, sih, hanya saja periksa lagi. Rasa melilit di perut akan terasa serupa dengan menstruasi bedanya tidak keluar darah, hanya berupa bercak merah saja.

Bunda yang tidak punya siklus teratur kemungkinan besar akan bingung. Memang, bercak karena hamil dan mau menstruasi kadang seperti pinang dibelah dua, mirip-mirip. Kalau sudah begini, ditunggu saja sambil coba ? coba tes kehamilan, siapa tahu dapat anugrah dari tuhan berupa calon buah hati bukan?


4. Suhu tubuh lain

Masyarakat Indonesia masih punya kesadaran medis yang rendah. Terlepas dari itu, masyarakat maju sekalipun tidak kepikiran mau cek suhu tubuh. Beruntung sekali bunda yang senang mencatat suhu tubuh dari hari ke hari meski tidak ada yang menyuruh.

Suhu tubuh normal biasanya tidak mengalami perubahan signifikan. Justru, suhu tubuh yang turun hingga terasa dingin ditemui pada wanita yang sedang mengandung. Keberadaan janin dalam rahim menuntut tubuh beradaptapsi dengan cara tak biasa.


5. Payudara berat dan seperti tambah ukuran

Salah satu konten perempuan yang agak sensitif dibahas perempuan selain berat badan terletak pada payudara. Terserah mau ukuran payudara berapapun, ada tanda kehamilan tersembunyi dibalik gumpalan lemak di dada. Ya, payudara yang membesar biasanya menandakan bunda siap menyusui karena ada mahluk hidup di dalam rahim.


6. Mudah capek

Kemampuan multi tasking pada wanita menjadikan rasa capek terus menghantui perempuan. Nah, perempuan pasti sadar sendiri bila ada perubahan energi tubuh. Misalkan saja, biasanya naik dua puluh anak tangga masih bisa senam poco-poco, sekarang baru sepuluh anak tangga hawanya ingin ketemu kasur.

Waspadai tanda mudah capek. Perempuan gampang capek bisa karena sedang mengandung atau memang ada masalah kesehatan lain. Ingat kembali apa saja kegiatan serta pola makan beberapa hari lampau. Segera sadari yang manakah sedang bunda alami dan cepat ambil keputusan sebelum penanganan terlambat.

 
7. Mual

Mual muntah, dua reaksi tubuh yang bisa bikin panik siapa saja. Keluarnya isi perut identik dengan adanya masalah dalam tubuh. Salah makan saja, bisa langsung bikin mual. Lucunya, mual sendiri bisa termasuk sinyal awal kehamilan, kembali lagi reka ulang kegiatan dan pola makan yang kemungkinan bisa memicu muntah. Tidak ada yang salah, mungkin ini saatnya beli test pack.


8. Pakaian di lemari mendadak sempit

Naik berat badan karena tambah subur dengan kehamilan itu beda tipis. Tidak banyak perempuan mau mengakui bajunya sudah mulai kesempitan, walau tak ada yang salah dengan fakta tersebut. Supaya lebih pasti, ambil baju terbesar di lemari, dan cocokkan dengan bunda. Kalau dari hari ke hari makin tidak cukup, mungkin ini saatnya menghubungi dokter kandungan.
 

9. Kamar mandi, sahabat baru
 
Kerinduan pada kamar mandi makin menjadi tiap hari. Bukan apa, tapi rasanya ingin buang air kecil kapan saja dimana saja. Bunda rasanya tidak minum air banyak lantas kenapa ingin ke kamar kecil?

Trimester pertama kehamilan memicu produksi urin dan menimbulkan keinginan buang air kecil. Bunda hanya perlu mengikuti naluri tersebut dan tak lupa minum air putih secukupnya. Perlu diingat pula, kadang ada masalah kesehatan yang berhubungan dengan air seni, jadi sebelum tes kehamilan perhatikan pula warna dan bau air seni bunda.


10. Air liur kemana mana

Bunda tidak biasanya gampang keluar air liur, tapi kenapa sekarang keluar terus?

Usut punya usut, pada saat perempuan hamil, produksi air liur akan meningkat pesat menimbulkan pertanyaan. Mitos kehamilan sendiri banyak bergantung pada air liur. Apapun itu, hadapi saja tantangan air liur sambil mencari tahu apakah benar tanda awal kehamilan atau ada faktor lain.
9
Keluarga Berencana / Vasektomi Bisa Gantikan Kondom?
« Last post by yeobeseyo on August 03, 2017, 04:57:25 PM »
Oleh: Melly Febrida


Ketika pria memilih menggunakan kontrasepsi biasanya pilihannya kondom atau melakukan vasektomi. Keduanya memang bisa mencegah kehamilan pada wanita. Namun, bisakah vasektomi menggantikan peran kondom?

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Andrology menunjukkan, tingkat keberhasilan pembalikan vasektomi memang lebih tinggi dibanding sebelumnya, meski kebanyakan pria sudah melakukan operasi berpuluh-puluh tahun sebelumnya.

Dari hasil teknik membalikkan vasektomi di sekitar 1.200 pasien, penulis melaporkan, rata-rata yang mengalami pergerakan sperma ketika ejakulasi adalah 84 persen. Di antara pria yang melakukan pembalikan vasektomi setidaknya 15 tahun sebelum membalikkannya, dan kesempatan jumlah sperma yang hidup sekitar 75 persen. Usia pasien rata-rata 41 tahun, meski berkisar antara 22 tahun hingga 72 tahun.

Direktur Kesuburan Pria di Penn Fertility Care, University of Pennsylvania, Dr. Puneet Masson,  menjelaskan, setiap pasien yang melakukan vasektomi prosesnya itu permanen dan tak bisa diubah.

Memang , pedoman American Urological Association menyatakan bahwa vasektomi harus dianggap sebagai kontrasepsi bentuk permanen.

Sementara, Dr. Paul Turek, Prisden dari Society for Male Reproduction and Urology, memiliki pandangan tak adil membandingkan vasektomi dengan kondom dalam memilih kontrasepsi.

"Dalam beberapa hal , vasektomi lebih baik, " kata Turek.

Menurutnya, tingkat kegagalan mencegah kehamilan dengan kondom jauh lebih tinggi dibandingkan dengan vasektomi. Planned Parenthood memperkirakan ada 15 hingga 24 kehamilan dari 100 wanita per tahunnya meski dengan penggunaan kondom pada pria, sementara pada vasektomi hanya 1 dari 100 kehamilan. Selain itu, vasektomi tak seperti kondom yang melindungi dari infeksi menular seksual.



Sumber Artikel: http://health.liputan6.com/
10
Menopouse / Haid Tidak Teratur di Usia 35-an Bisa Jadi Tanda Menopause
« Last post by yeobeseyo on August 03, 2017, 04:37:27 PM »
Oleh: Bella Jufita Putri

Henti haid yang merupakan fase menopause bisa menjadi tanda kekhawatiran kebanyakan wanita. Padahal, kondisi ini merupakan suatu tahapan fisiologis normal yang akan dialami setiap wanita dan tidak bisa dihindari.

"Menopause ini terjadi karena hormonnya yang berubah dan enggak bisa kita cuekin saja karena menopause itu sekarang bisa ditatalaksana," ujar Wakil Ketua Perkumpulan Menopause Indonesia Cabang Jakarta Raya (PERMI JAYA), dr. Ni Komang Yeni DS, SpOG.

Yeni, begitu dokter ini disapa, menjelaskan bahwa menopause yang dialami wanita terjadi secara bertahap. Bahkan tanda-tanda menopause bisa dimulai saat memasuki usia 35-an. Namun, tak semua wanita menyadari dan paham betul dengan tahapan tersebut.

Menopause terjadi dalam tiga tahapan yaitu perimenopause, menopause, dan post menopause. Pada tahap awal, perimenopause, level esterogen dan progesteron mulai menurun dan biasanya dimulai pada usia 40-an bahkan bisa terjadi lebih dini.

"Tanda menopause ini bisa terjadi antara tiga sampai lima tahun sebelum menopause sudah mulai mengalami haid yang tidak teratur, bisa tiga bulan sekali atau enam bulan sekali," ujar Yeni.

Sementara, tahap menopause ditetapkan apabila wanita sudah 12 bulan berturut-turut tidak mengalami haid tanpa adanya pemicu seperti penyakit tertentu, pengobatan tertentu, dan kehamilan atau masa menyusui.

Sedangkan, tahap terakhir, post-menopause wanita akan mengalami semburan panas di wajah dan dada, gangguan tidur sampai dengan insomnia, berkeringat di malam hari, perubahan suasana hati (mood swing), sensitif, depresi, cemas, vagina yang mulai kering atau tidak nyaman saat berhubungan, dan adanya gangguan buang air kecil.



Sumber Artikel: http://health.liputan6.com/
Pages: [1] 2 3 ... 10


Copyright © FORUM KESEHATAN REPRODUKSI : Diskusi & Tanya Jawab